Ask.com resmi menutup layanan pencariannya setelah hampir tiga dekade hadir sebagai salah satu nama paling dikenal di masa awal internet komersial. Keputusan ini menandai berakhirnya salah satu rival lama Google yang dulu sempat punya tempat penting dalam sejarah pencarian web.
Penutupan itu terjadi ketika IAC, perusahaan induk Ask.com, memilih memusatkan perhatian ke area bisnis lain. Dalam pesan yang tampil di situsnya, Ask menyebut perusahaan telah memutuskan menghentikan bisnis pencarian, termasuk Ask.com, seiring IAC mempertajam fokusnya.
Warisan Ask Jeeves yang sulit dilupakan
Nama Ask masih akrab di ingatan banyak pengguna lama karena perjalanan awalnya sebagai Ask Jeeves. Layanan ini didirikan pada 1996 dan mulai aktif pada tahun berikutnya, dengan maskot butler bernama Jeeves yang membuatnya terasa lebih percakapan dan lebih ramah dibanding mesin pencari lain pada masa itu.
Branding tersebut kemudian berubah menjadi Ask.com pada 2006. Namun, perubahan nama itu tidak cukup untuk mengejar dominasi Google, apalagi setelah Ask berhenti mengembangkan alat pencariannya secara internal pada 2010.
Bagi banyak pengguna internet awal, Ask Jeeves punya identitas yang kuat dan mudah diingat. Layanan itu dikenal sebagai situs yang menyenangkan, terasa akrab, dan bagi sebagian orang bahkan menjadi pilihan yang tidak diblokir di laboratorium komputer sekolah.
Dari pionir ke sisa era dot-com
Perjalanan Ask.com memperlihatkan bagaimana banyak pelopor internet kesulitan bertahan ketika lanskap pencarian berubah sangat cepat. Yang dulu sempat dipandang sebagai pesaing penting Google kini lebih sering dilihat sebagai peninggalan era dot-com yang perlahan memudar di tengah kebangkitan AI.
Ada ironi tersendiri dalam identitas awal Ask Jeeves. Dengan sosok butler antropomorfik yang tampak membantu lewat percakapan, Ask sudah menawarkan pengalaman yang kini terasa dekat dengan janji chatbot AI.
Dalam pesan perpisahannya, Ask menulis bahwa “Every great search must come to an end.” Kalimat itu menjadi penutup yang pas untuk layanan yang pernah punya posisi penting sebelum pencarian web sepenuhnya dikuasai oleh pemain lain.
Usia yang dihitung dengan cara berbeda
Soal lamanya bertahan, ada sedikit perbedaan tergantung titik hitung yang digunakan. Ask.com menyebut penutupan ini terjadi setelah 25 tahun menjawab pertanyaan dunia, tetapi jika dihitung sejak era Ask Jeeves, usianya mendekati 30 tahun.
Ask Jeeves masuk fase open beta dan kemudian versi 1.0 pada 1997. Rebranding ke Ask.com terjadi 20 tahun lalu, sementara penghentian pengembangan internal alat pencarian sudah berlangsung sejak 2010.
Kini, yang tersisa dari perjalanan panjang itu adalah pesan perpisahan di situsnya dan nama Jeeves yang masih melekat di ingatan para pengguna. Bagi mereka yang tumbuh bersama internet awal, Ask bukan sekadar mesin pencari, melainkan bagian dari masa ketika web masih terasa lebih sederhana dan penuh rasa ingin tahu.







