
Menjelang Piala Dunia 2026, pemilihan base camp mulai menjadi bagian penting dari strategi setiap tim. Markas latihan kini bukan sekadar tempat berlatih, tetapi juga pusat pemulihan, persiapan taktik, dan pengaturan ritme skuad di tengah padatnya turnamen.
Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada akan menjadi tuan rumah turnamen terbesar itu, sehingga lokasi latihan ikut menentukan kenyamanan dan efisiensi tim. Bagi negara tuan rumah, keputusan ini sering lebih menguntungkan karena mereka lebih akrab dengan cuaca, perjalanan, dan lingkungan sekitar.
Kansas City Jadi Titik Ramai
Salah satu kota yang paling mencuri perhatian adalah Kansas City, Missouri. Di kota ini, Argentina dan Inggris sama-sama memilih markas latihan, sehingga area tersebut dipadati aktivitas dua tim besar menjelang turnamen yang melibatkan 48 negara peserta.
Argentina menempatkan Sporting KC Performance Center sebagai pusat latihan utama. Fasilitas itu memiliki lima lapangan elite dan sarana modern untuk mendukung kebutuhan atlet profesional.
Tim asuhan Lionel Scaloni juga menyiapkan pengamanan ekstra selama turnamen. Argentina bahkan meminta fasilitas khusus di hotel, termasuk area memasak barbecue khas Argentina.
Permintaan itu mengingatkan pada suasana kebersamaan yang mereka bangun saat menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar. Di tengah tekanan turnamen besar, detail seperti ini bisa membantu menjaga kenyamanan tim.
Inggris juga menetap di Kansas City dan akan menggunakan Swope Soccer Centre sebagai pusat latihan. Kehadiran Harry Kane dan rekan-rekannya membuat kota itu makin sibuk, terlebih Belanda juga memilih lokasi yang sama untuk base camp mereka.
Spanyol Pilih Privasi di Chattanooga
Berbeda dari Argentina dan Inggris, Spanyol memilih Chattanooga, Tennessee, sebagai markas mereka. Tim Matador akan memakai fasilitas Baylor School sebagai pusat persiapan.
Tempat itu kini dipasangi pagar blackout setinggi tiga meter. Langkah tersebut dibuat untuk menjaga privasi para pemain selama masa persiapan.
Sebagai tim nomor satu dunia, Spanyol tampak ingin memastikan suasana latihan tetap tenang dan tertutup dari sorotan luar. Pengamanan visual seperti ini menunjukkan betapa seriusnya tim dalam menjaga fokus jelang turnamen.
Brasil, Portugal, dan Iran Ambil Jalur Berbeda
Brasil menetapkan New York dan New Jersey sebagai basis utama. Tim Samba akan berlatih di fasilitas milik klub MLS New York Red Bulls sebelum menjalani fase grup melawan Maroko, Haiti, dan Skotlandia.
Portugal memilih Palm Beach County, Florida, sebagai markas. Tim yang diperkuat Cristiano Ronaldo itu akan berlatih di kompleks dengan 10 lapangan yang sebelumnya digunakan Real Madrid saat Piala Dunia Antarklub FIFA.
Iran juga sudah menentukan Tucson, Arizona, sebagai lokasi persiapan. Keputusan itu muncul di tengah perdebatan soal status partisipasi mereka yang sempat dikaitkan dengan tensi politik bersama Amerika Serikat.
Keuntungan Tuan Rumah untuk Meksiko
Sebagai tuan rumah, Meksiko memanfaatkan situasi dengan memilih Mexico City sebagai markas. Lokasi itu hanya berjarak sekitar 15 menit dari Stadion Azteca, venue pembuka turnamen.
Keunggulan Meksiko bukan hanya soal jarak yang dekat ke stadion. Ketinggian kota itu juga diyakini sulit diadaptasi tim lawan dalam waktu singkat.
Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi terbesar dalam sejarah dengan 48 negara peserta dan total 104 pertandingan. Turnamen ini akan dimulai pada 11 Juni 2026 di Meksiko, saat pilihan base camp yang sudah ditetapkan mulai benar-benar diuji dalam persiapan menuju laga pembuka.
Source: www.suara.com




