
Kabar bahwa Presiden China Xi Jinping akan mengunjungi Korea Utara dalam waktu dekat langsung menyita perhatian karena kunjungan itu disebut bisa menjadi yang pertama sejak 2019. Jika terjadi, momen tersebut akan mengakhiri penantian sekitar tujuh tahun sejak pemimpin China terakhir kali datang ke Pyongyang.
Isu itu menguat bukan hanya karena dinamika diplomatik Beijing dan Pyongyang, tetapi juga karena muncul tanda-tanda aktivitas baru di Kim Il Sung Square. Lapangan utama di pusat Pyongyang itu selama ini dikenal sebagai lokasi penting untuk penyambutan tamu negara dan berbagai acara besar Korea Utara.
Aktivitas baru yang memicu spekulasi
Bloomberg pada Rabu (4/6/2026) melaporkan analisis citra satelit dari perusahaan Venter yang menunjukkan adanya area berpagar dan struktur konstruksi baru di Kim Il Sung Square. Citra yang diambil pada Sabtu (30/5/2026) memperlihatkan perubahan yang tidak terlihat pada citra sebulan sebelumnya.
Temuan itu memperkuat dugaan bahwa ada persiapan tertentu di lokasi tersebut. Namun, belum ada penjelasan resmi yang mengaitkan langsung pembangunan itu dengan rencana kedatangan Xi Jinping.
Laporan lain soal tribun besar
Media spesialis Korea Utara berbasis di Amerika Serikat, NK News, juga melaporkan temuan serupa pada Jumat (29/5/2026). Media itu menyebut ada struktur besar yang diduga sebagai tribun penonton di area tersebut, berdasarkan citra satelit dan foto kunjungan Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan ke Pyongyang pada 26 Mei.
NK News menjelaskan bahwa struktur tertutup layar terlihat di dekat lapangan. Analisis citra satelit dari Planet Labs juga menunjukkan area berpagar itu berada di lokasi yang sebelumnya pernah dipakai untuk tribun sementara.
Riwayat penggunaan lokasi di pusat Pyongyang
Lokasi tersebut disebut pernah digunakan saat penyambutan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Belarus Alexander Lukashenko. Sumber diplomatik di Beijing yang dikutip Asia Today pada Jumat (5/6/2026) juga mengatakan Kim Il Sung Square memang kerap dipakai Korea Utara untuk menyambut tamu negara dan menggelar acara besar.
Meski begitu, area yang kini terlihat dalam pembangunan disebut belum pernah digunakan untuk parade militer atau acara serupa sebelumnya. Hal ini membuat perhatian tertuju pada kemungkinan fungsi baru dari struktur yang sedang dibangun.
Waktu pembangunan yang masih dipertanyakan
NK News mencatat foto pada Senin (24/5/2026) belum menunjukkan adanya konstruksi di lokasi itu. Karena itu, pembangunan diduga baru dimulai sekitar Selasa (26/5/2026), meski tujuan pastinya belum diketahui.
Pola perubahan yang terlihat dalam hitungan hari itu menjadi salah satu alasan spekulasi terus berkembang. Hingga kini, belum ada keterangan yang memastikan apakah aktivitas tersebut berkaitan langsung dengan agenda kenegaraan tertentu.
Belum ada konfirmasi dari Beijing dan Pyongyang
Hingga saat ini, baik Korea Utara maupun China belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kabar kunjungan tersebut. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, pada Selasa (2/6/2026) menyatakan pihaknya tidak memiliki informasi mengenai rumor itu.
“Saya tidak memiliki informasi untuk diberikan mengenai masalah ini,” ujar Mao Ning. Pernyataan itu membuat kabar kunjungan Xi tetap berada di level dugaan, meski indikator lapangan terus memicu perhatian terhadap kemungkinan perubahan agenda diplomatik antara Beijing dan Pyongyang.
Spekulasi ini muncul di tengah sensitivitas hubungan kedua negara, terutama karena Kim Il Sung Square sering menjadi panggung simbolik untuk acara besar Korea Utara. Jika benar ada penyambutan tingkat tinggi yang sedang disiapkan, perhatian dunia akan tertuju pada Pyongyang dalam waktu dekat.
Source: www.beritasatu.com




