Apple Music Naik Lagi di AS, Paket Keluarga Kini US$ 19,99 per Bulan

Pengguna Apple Music di Amerika Serikat kini menghadapi biaya langganan yang lebih tinggi, terutama untuk paket keluarga. Tarif untuk hingga enam akun naik dari US$ 16,99 menjadi US$ 19,99 per bulan.

Kenaikan ini juga menyentuh paket individu dan pelajar, sehingga seluruh pilihan utama Apple Music mengalami penyesuaian. Apple menyebut meningkatnya biaya lisensi musik sebagai alasan di balik perubahan tarif tersebut.

Tarif Baru Berlaku untuk Semua Paket Utama

Paket individu kini dihargai US$ 11,99 per bulan, naik US$ 1 dari harga sebelumnya sebesar US$ 10,99. Sementara paket pelajar meningkat dari US$ 5,99 menjadi US$ 6,99 per bulan.

Apple menyatakan harga baru mulai berlaku pada saat pengumuman disampaikan. “Sebagai akibat dari meningkatnya biaya lisensi, Apple Music menaikkan harga langganannya mulai hari ini,” kata perusahaan dalam pernyataan resminya.

PaketHarga SebelumnyaHarga KiniSpotify Premium Kini
IndividuUS$ 10,99US$ 11,99US$ 12,99
Keluarga hingga 6 akunUS$ 16,99US$ 19,99US$ 21,99
PelajarUS$ 5,99US$ 6,99

Paket pelajar tetap memiliki ketentuan khusus bagi penggunanya. Langganan ini hanya tersedia untuk mahasiswa yang telah terverifikasi dan terdaftar di perguruan tinggi pemberi gelar.

Masih Lebih Murah dari Spotify pada Paket Individu dan Keluarga

Meski naik, tarif Apple Music di AS masih berada di bawah Spotify Premium untuk paket individu dan keluarga. Spotify menetapkan biaya US$ 12,99 per bulan untuk individu serta US$ 21,99 per bulan untuk paket keluarga hingga enam akun.

Selisih paling besar terlihat pada paket keluarga, dengan Apple Music lebih rendah US$ 2 per bulan dibandingkan Spotify. Namun, kenaikan US$ 3 pada paket keluarga Apple tetap menjadi perubahan paling besar di antara tiga paketnya.

Spotify juga telah menaikkan harga layanannya pada awal tahun ini. Paket individu sebelumnya dihargai US$ 11,99 per bulan, sedangkan paket keluarga sebelumnya berada di US$ 19,99 per bulan.

Penyesuaian harga dari dua layanan besar ini menegaskan bahwa lisensi musik menjadi komponen penting dalam bisnis streaming. Biaya tersebut dapat memengaruhi tarif yang akhirnya dibayar pelanggan setiap bulan.

Katalog Besar dan Audio Berkualitas Jadi Pembeda

Apple Music menawarkan lebih dari 100 juta lagu tanpa iklan serta fitur unduhan untuk mendengarkan musik secara offline. Layanan ini juga menyediakan konten eksklusif artis dan beragam daftar putar pilihan.

Untuk kualitas suara, Apple Music mengandalkan spatial audio dan audio lossless. Kedua fitur tersebut menjadi nilai tambah bagi pengguna yang mencari pengalaman mendengarkan dengan kualitas audio lebih tinggi.

Aplikasi Apple Music turut menyediakan terjemahan lirik, pelafalan lirik, Automix, pin perpustakaan, dan statistik Replay. Apple juga memperluas Apple Music Sing agar iPhone dapat dipakai sebagai mikrofon yang terhubung ke televisi untuk karaoke di rumah.

Pertumbuhan Pelanggan Tetap Jadi Sorotan

Beritasatu.com yang mengutip Variety melaporkan Apple mencatat rekor tertinggi untuk jumlah pendengar dan pelanggan baru sepanjang 2025. Namun, perusahaan tidak mengungkapkan jumlah pengguna Apple Music secara rinci.

Kenaikan harga ini merupakan penyesuaian pertama sejak Apple mengubah tarif layanan tersebut pada musim gugur 2022. Bagi pelanggan di AS, perbandingan tarif, katalog, kualitas audio, dan fitur tambahan kini makin penting saat memilih layanan streaming musik.

Terkait