Didier Deschamps akan menjalani pertandingan terakhirnya sebagai pelatih Perancis saat menghadapi Inggris dalam perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026. Laga ini menjadi kesempatan terakhir Les Bleus mengakhiri turnamen dengan kemenangan setelah langkah mereka terhenti di semifinal.
Deschamps menolak anggapan bahwa duel tersebut hanya pertandingan formalitas. Pelatih kelahiran Bayonne itu menegaskan seragam tim nasional tetap menuntut komitmen penuh, meski pertandingan ini tidak sebesar partai final.
Perancis dan Inggris Sama-sama Memburu Respons
Perancis datang setelah kalah 0-2 dari Spanyol pada babak semifinal. Inggris juga membawa kekecewaan serupa setelah takluk dramatis 1-2 dari Argentina.
Kedua tim sebenarnya tidak menginginkan berada di laga perebutan posisi ketiga setelah gagal menembus final. Namun, kemenangan tetap bernilai penting untuk menutup perjalanan di turnamen dengan hasil yang lebih positif.
Selain gengsi, pertandingan ini juga menawarkan hadiah besar bagi pemenangnya. Tim yang finis di peringkat ketiga akan menerima hadiah senilai 29 juta dollar AS.
| Detail | Informasi |
|---|---|
| Pertandingan | Perancis vs Inggris |
| Stadion | Stadion Miami, Florida, Amerika Serikat |
| Jadwal WIB | Minggu, 19 Juli 2026, pukul 04.00 WIB |
| Pertaruhan | Peringkat ketiga Piala Dunia 2026 |
| Hadiah pemenang | 29 juta dollar AS |
Menurut informasi yang dimuat Kompas.com, nilai hadiah tempat ketiga tersebut setara Rp 521,17 miliar. Angka itu menambah alasan bagi kedua kubu untuk tetap tampil serius di Stadion Miami.
Deschamps Menolak Menjadikan Laga Sekadar Penghibur
Deschamps mengakui perebutan peringkat ketiga bukan pertandingan yang diharapkan oleh tim mana pun. Kendati demikian, ia meminta para pemain Perancis memusatkan perhatian pada target terakhir yang masih tersedia.
“Ini bukan pertandingan persahabatan. Ini adalah pertandingan perebutan tempat ketiga,” kata Deschamps, dikutip Reuters.
Ia menilai pemain, staf, dan pelatih memiliki tanggung jawab untuk mengejar hasil tersebut. Posisi ketiga memang tidak setara dengan gelar juara, tetapi tetap menjadi pencapaian yang perlu diperjuangkan saat mengenakan seragam nasional.
“Inggris tidak ingin memainkan pertandingan ini, dan kami juga tidak. Tapi di sinilah kita berada,” ujar Deschamps.
Pelatih Perancis itu meminta timnya tidak terus larut dalam kesedihan akibat kekalahan di semifinal. Baginya, berakhirnya sebuah perjalanan tidak membuat kehidupan berhenti, sehingga skuad harus tetap bergerak menuju tujuan terakhir mereka.
Kondisi kapten Perancis, Kylian Mbappe, turut mendapat perhatian menjelang pertandingan. Deschamps memberi konfirmasi singkat bahwa penyerang tersebut siap dimainkan.
Tuchel Bertahan dengan Keputusannya
Di sisi lain, Thomas Tuchel menghadapi sorotan setelah Inggris kalah dari Argentina. Pendekatan defensif dan sejumlah pergantian pemain pada semifinal menjadi bagian dari keputusan yang menuai kritik.
Tuchel menyatakan tidak menyesali pilihannya dalam pertandingan tersebut. Ia menilai perubahan dilakukan karena permainan Inggris mulai terlihat terlalu pasif dan tim perlu bereaksi.
“Jika Anda bertanya apakah saya menyesali keputusan saya, jika ini pertanyaannya, maka saya katakan tidak,” kata Tuchel kepada wartawan. Ia menyebut keputusan itu dibuat berdasarkan insting, intuisi, pengalaman, serta daya saing untuk membantu tim mengejar hasil.
Menurut Tuchel, penyesalan justru dapat muncul apabila tim tidak mencoba mengubah keadaan ketika berada dalam situasi sulit. Karena itu, pertemuan dengan Perancis menjadi ruang bagi Inggris untuk memberikan respons setelah kegagalan di semifinal.
Rekor Pertemuan dan Tayangan Langsung
Perancis membawa catatan lebih baik dalam lima pertemuan terakhir melawan Inggris. Les Bleus meraih tiga kemenangan dan satu hasil imbang, sementara Inggris hanya mencatat satu kemenangan.
Pertandingan ini akan disiarkan langsung oleh TVRI pada Minggu pukul 04.00 WIB. Penonton juga dapat mengakses laga melalui mitra OTT yang bekerja sama dengan TVRI, termasuk Folaplay dan MAXStream TV melalui aplikasi serta layanan langganan.
Source: bola.kompas.com






