Antrean Kontainer Menyempitkan Jalan Cakung-Cilincing, Pengendara Diminta Menghindar

Jalan Cakung-Cilincing di Jakarta Timur masih mengalami kemacetan hingga sore hari akibat antrean panjang truk kontainer. Pengendara diminta mempertimbangkan jalur alternatif karena ruang jalan yang tersedia untuk kendaraan lain menyempit.

Kepadatan berpusat di arah utara, ketika kendaraan besar mengantre menuju Depo BSA Logistik. Lajur kiri dipenuhi barisan kontainer sehingga kendaraan umum hanya dapat memanfaatkan dua lajur di sisi kanan.

Kondisi ini membuat perjalanan menuju kawasan Cilincing melambat, terutama bagi pengendara yang melintasi ruas yang dikenal sebagai Jalan Cacing. Sejumlah truk bahkan tampak berhenti di jalan karena tersendatnya arus lalu lintas.

Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menempatkan petugas di lokasi untuk mengatur arus dan membantu mengurai kepadatan. Pengguna jalan diimbau tetap waspada, mematuhi rambu, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Lajur Kiri Terpakai Antrean Truk

Traffic Management Center Polda Metro Jaya menyebut antrean kontainer berada di lajur kiri Jalan Cacing Raya dengan tujuan Depo BSA Logistik. Antrean kendaraan besar tersebut dilaporkan telah memicu perlambatan lalu lintas sejak sehari sebelumnya.

Masalah utama bukan hanya volume kendaraan yang meningkat, melainkan berkurangnya ruang gerak di ruas utama. Saat satu lajur dipakai sebagai ruang antre truk, kendaraan lain harus berbagi akses pada lajur yang tersisa.

Kemacetan di Jalan Cakung-Cilincing juga berdampak pada area sekitar simpang kolong Cakung. Berdasarkan pemantauan dari lampu lalu lintas, kawasan simpang itu dilaporkan cukup ramai.

LokasiKondisi ArusPenyebab Utama
Jalan Cakung-CilincingMelambat hingga macetAntrean truk kontainer di lajur kiri menuju depo
Simpang kolong CakungCukup ramaiVolume kendaraan menuju Jalan Cakung-Cilincing meningkat
Jalan Raya BekasiRamai lancarArus arah Pulogadung dan Bekasi masih bergerak

Kendaraan Besar Dialihkan Lewat Putaran Balik

Rekayasa lalu lintas diterapkan di simpang kolong Cakung untuk mencegah beban arus semakin menumpuk di persimpangan. Kendaraan besar yang hendak masuk ke Jalan Cakung-Cilincing sementara diarahkan untuk berjalan lurus terlebih dahulu.

Setelah itu, kendaraan besar dapat berputar di putaran balik yang berada di depan Polsek Cakung. Pengaturan tersebut ditujukan agar kendaraan besar tidak menambah ketersendatan saat melintas di area simpang.

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur Harlem Simanjuntak menjelaskan pengalihan ini berlaku khusus bagi kendaraan besar. Kendaraan lainnya tetap diarahkan mengikuti pengaturan lalu lintas yang diterapkan petugas di lapangan.

“Mengarah ke Jalan Cacing (Cakung-Cilincing), sementara diarahkan lurus dan berputar di U-turn (putaran balik) depan Polsek Cakung untuk menghindari ketersendatan di persimpangan,” kata Harlem, sebagaimana dilansir detikcom.

Arus dari Jalan Raya Bekasi Masih Bergerak

Pemantauan Dishub Jakarta Timur sejak pukul 07.00 WIB menunjukkan arus di Jalan Raya Bekasi relatif ramai lancar. Kendaraan dari arah Pulogadung maupun Bekasi masih dapat bergerak, meski volume menuju Jalan Cakung-Cilincing mulai meningkat.

Perbedaan kondisi ini membuat pengendara perlu memperhatikan pilihan rute sebelum memasuki kawasan Cakung. Jalur menuju Jalan Cacing menjadi titik yang perlu dihindari selama antrean kendaraan menuju depo masih terjadi.

Harlem menyatakan perlambatan di Jalan Cakung-Cilincing masih berkaitan dengan antrean kendaraan yang masuk ke depo. Meski demikian, arus kendaraan selain truk kontainer disebut tetap berjalan.

Pengendara yang tetap harus melewati kawasan tersebut disarankan menjaga jarak aman dari kendaraan besar dan tidak berpindah lajur secara mendadak. Kepatuhan terhadap rambu serta instruksi petugas menjadi penting saat lalu lintas di sekitar simpang kolong Cakung padat.

Situasi di ruas ini dapat berubah mengikuti panjang antrean kontainer dan pengaturan yang dilakukan di lapangan. Pengguna jalan yang memiliki pilihan perjalanan lain dapat mempertimbangkan rute alternatif untuk menghindari perlambatan menuju Cilincing.

Source: news.detik.com
Terkait