Prananda Paloh memulai kepemimpinannya di Garda Pemuda NasDem dengan pesan tegas dari Surya Paloh. Ketua Umum Partai NasDem itu meminta organisasi sayap pemuda tersebut bersiap menghadapi gelombang ujian, baik yang datang dari luar maupun dari dalam organisasi.
Pesan itu menempatkan Garda Pemuda NasDem bukan sekadar sebagai pelengkap struktur partai. Kader muda diminta mengambil posisi di garis depan, peka membaca keadaan, serta memperkuat kesiapan menghadapi dinamika politik.
Peran Strategis Kader Muda
Surya Paloh menyampaikan arahan tersebut saat penutupan Kongres II dan peringatan HUT Garda NasDem ke-15 di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Rabu (22/7/2026). Dalam forum itu, ia menitipkan harapan besar kepada kepengurusan baru yang dipimpin Prananda Paloh.
Menurut Surya, masa depan Indonesia sangat bergantung pada kemampuan generasi muda merebut ruang dan peluang yang tersedia. Karena itu, penguatan organisasi perlu berjalan seiring dengan pembentukan kesiapan kader di berbagai daerah.
Ia meminta konsolidasi dilakukan secara total agar Garda Pemuda mampu menjalankan fungsinya secara efektif. “Di sinilah saya menitip harapan saya sebagai Ketua Umum Partai NasDem Garda Pemuda harus benar-benar mempersiapkan diri, melakukan konsolidasi secara totalitas, berada di front terdepan,” ujar Surya.
Dalam pidatonya, Surya juga menggambarkan posisi organisasi pemuda itu sebagai unsur penting dalam membaca situasi di lapangan. “Mata telinganya Partai NasDem adalah Garda Pemuda itu sendiri,” katanya.
Ujian dari Dalam dan Luar Organisasi
Surya mengingatkan perjalanan institusi politik tidak selalu berlangsung dalam kondisi stabil. Ia menyebut kepengurusan baru perlu memiliki keteguhan hati karena pasang surut merupakan realitas yang akan dihadapi setiap partai politik.
Menurut laporan Suara.com, Surya menekankan bahwa cobaan dapat muncul dari berbagai arah. “Kita akan mengalami, seperti semua institusi partai politik, gelombang pasang surut yang kita akan hadapi,” tutur Surya.
Pesan itu menjadi penegasan bahwa pembenahan struktur saja tidak cukup bagi Garda Pemuda NasDem. Organisasi juga dituntut membangun daya tahan internal agar tetap mampu bergerak saat menghadapi perubahan keadaan.
Surya menyatakan dukungannya terhadap gagasan kepemudaan yang disampaikan Prananda dalam kongres tersebut. Ia menilai arah pemikiran itu perlu diteruskan untuk mengisi ruang yang terbuka sekaligus memperkuat optimisme generasi muda.
“Teruskanlah. Ini sebuah pemikiran yang hebat,” tegas Surya saat menanggapi gagasan Prananda. Ia kemudian mengutip pepatah Sumatera, “Kalau takut dilanda ombak, jangan pernah berumah di tepi pantai,” sebelum melanjutkan, “Sekali layar terkembang, surut kita berpantang.”
Agenda Awal Prananda dalam 30 Hari
Setelah terpilih, Prananda Paloh memaparkan fokus kerja awal yang akan dijalankan dalam 30 hari pertama. Prioritasnya adalah menyusun kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat sebelum organisasi memperluas pelaksanaan program kerja.
| Fokus Awal | Agenda yang Disampaikan |
|---|---|
| 30 hari pertama | Menyusun kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat sebagai prioritas utama. |
| Program kerja | Menyiapkan lima program prioritas untuk diterapkan dari pusat hingga daerah. |
Prananda menyebut pembentukan struktur pusat menjadi pekerjaan pertama yang harus segera dituntaskan. “Itu menjadi prioritas utama,” jelasnya mengenai agenda organisasi dalam 30 hari ke depan.
Selain struktur, ia menyiapkan lima program prioritas yang ditargetkan dapat langsung diterapkan dari pusat sampai daerah. Program tersebut mencakup olahraga, edukasi, literasi, serta bidang lain yang dinilai selaras dengan kebutuhan pemuda-pemudi Indonesia.
Langkah awal itu menunjukkan dua fokus utama kepemimpinan baru Garda Pemuda NasDem, yakni penguatan organisasi dan program yang dekat dengan generasi muda. Kedua agenda tersebut menjadi jawaban awal atas pesan Surya Paloh agar kader muda siap berada di barisan depan partai.
Source: www.suara.com






