Ana/Trias dan Amri/Nita Tersingkir, Dua Sektor Ganda Kini Bertumpu pada Satu Pasangan

Author: Cung Media

Peluang Indonesia di dua sektor ganda China Open 2026 mendadak menyempit setelah dua pasangan langsung tersingkir pada babak pertama. Ganda putri dan ganda campuran kini masing-masing hanya menyisakan satu wakil untuk melanjutkan perjuangan.

Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari serta Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah gagal melewati laga pembuka. Hasil tersebut membuat beban Indonesia beralih kepada Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum dan Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja.

Jalan Terjal Setelah Dua Kekalahan

Ana/Trias menghadapi unggulan keenam Korea Selatan, Kim Hye-jeong/Kong Hee-yong, di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, pada Rabu (22/7) malam WIB. Mereka sempat membuka laga dengan meyakinkan lewat kemenangan 21-17 pada gim pertama.

Kim/Kong kemudian membalas pada gim kedua yang berlangsung ketat dengan skor 22-20. Pasangan Korea itu akhirnya memastikan kemenangan setelah unggul 21-12 pada gim penentuan.

Kekalahan tersebut terasa berat karena Ana/Trias sempat berada di posisi unggul dan hanya membutuhkan satu gim lagi untuk melaju. Namun, Kim/Kong mampu mengubah momentum dan menutup pertandingan dengan skor akhir 17-21, 22-20, 21-12.

Di sektor ganda campuran, Amri/Nita juga berhadapan dengan lawan unggulan. Mereka bertemu pasangan Thailand unggulan keempat, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran.

Amri/Nita belum mampu memberi tekanan cukup besar kepada pasangan Thailand tersebut sepanjang pertandingan. Mereka kalah dua gim langsung dengan skor 13-21 dan 16-21, sehingga harus mengakhiri langkah lebih awal.

Nomor Wakil Indonesia Lawan Hasil
Ganda putri Ana/Trias Kim Hye-jeong/Kong Hee-yong 21-17, 20-22, 12-21
Ganda campuran Amri/Nita Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran 13-21, 16-21

Rachel/Febi Menjaga Ganda Putri

Setelah Ana/Trias tersingkir, harapan pada sektor ganda putri Indonesia kini berada di tangan Rachel/Febi. Pasangan ini sudah mencatat hasil penting dengan menyingkirkan unggulan kedua Jia Yifan/Zhang Shuxian untuk menembus babak 16 besar.

Kemenangan atas unggulan kedua memberi nilai penting bagi langkah Rachel/Febi di tengah menyusutnya jumlah wakil Indonesia. Mereka kini menjadi satu-satunya pasangan yang menjaga peluang Indonesia di nomor tersebut.

Persaingan di ganda putri menjadi semakin menuntut karena tidak ada lagi pasangan Indonesia lain yang bisa menjadi penopang di undian turnamen. Setiap laga Rachel/Febi berikutnya akan menentukan apakah sektor ini dapat terus bertahan.

Rehan/Gloria Hadapi Unggulan Kedua

Situasi serupa terjadi pada ganda campuran Indonesia, yang kini hanya mengandalkan Rehan/Gloria. Pasangan tersebut menjadi satu-satunya wakil Merah Putih yang berhasil lolos dari babak pertama.

Tantangan berat sudah menanti Rehan/Gloria pada Kamis (23/7). Mereka dijadwalkan menghadapi unggulan kedua asal Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje.

Laga melawan Christiansen/Boje akan menjadi ujian besar bagi Rehan/Gloria untuk mempertahankan peluang Indonesia di ganda campuran. Hasil pertandingan itu juga akan menentukan apakah Indonesia masih memiliki wakil pada sektor tersebut di fase selanjutnya.

Perburuan Gelar Masih Berlanjut

Menurut detikSport, hasil babak pertama menunjukkan ketatnya persaingan yang dihadapi pasangan Indonesia di China Open 2026. Dua sektor yang sebelumnya memiliki masing-masing dua wakil kini harus bergantung pada satu pasangan.

Indonesia masih memburu tambahan gelar di turnamen ini setelah hasil dalam beberapa edisi terakhir. Sejak Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo menjadi juara pada 2019, hanya Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang mampu membawa pulang gelar untuk Indonesia.

Rachel/Febi dan Rehan/Gloria pun memikul peran penting untuk menjaga peluang gelar Indonesia tetap terbuka. Perjalanan mereka pada laga berikutnya akan menjadi penentu bagi keberlangsungan wakil Merah Putih di ganda putri dan ganda campuran.

Source: sport.detik.com
Terbaru