Indonesia Turunkan 27 Atlet di SEATRC 2026, Medan Gede Pangrango Jadi Andalan

Author: Cung Media

Indonesia memasang target tinggi saat menjadi tuan rumah Southeast Asian Trail Running Championship atau SEATRC 2026. Sebanyak 27 atlet terbaik disiapkan untuk memaksimalkan keunggulan memahami lintasan Gunung Gede Pangrango.

Kejuaraan lari trail Asia Tenggara itu dijadwalkan berlangsung pada 24-26 Juli 2026. Bagi kontingen Merah Putih, karakter medan di kawasan Gunung Gede Pangrango menjadi salah satu modal penting untuk memburu hasil maksimal.

Pengurus Pusat Asosiasi Lari Trail Indonesia atau PP ALTI menilai penguasaan lokasi dapat membantu atlet mencatatkan waktu terbaik. Para pelari yang dipilih telah dipersiapkan untuk menghadapi persaingan dari peserta terbaik Asia Tenggara.

Target Tuan Rumah di Medan Pegunungan

Ketua Umum PP ALTI, Bima Arya Sugiarto, menyatakan Indonesia mengirimkan atlet trail pilihan untuk tampil dalam kejuaraan tersebut. Ia optimistis pemahaman terhadap lokasi lomba akan memberi keuntungan bagi tim tuan rumah.

“Kita mengirimkan atlet-atlet lari trail terbaik. Mereka sudah paham lokasi dan menguasai medan sehingga kami berharap mampu mencatatkan waktu terbaik serta meraih prestasi,” ujar Bima usai menerima laporan kesiapan kontingen di Kantor Kementerian Dalam Negeri.

Kesiapan tim tidak hanya bertumpu pada status sebagai tuan rumah, melainkan juga hasil pembinaan dari sejumlah daerah. Atlet yang masuk kontingen berasal dari pembinaan Pengurus Provinsi ALTI di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tengah.

Bima mengapresiasi konsistensi pengurus daerah dalam menyiapkan pelari hingga mampu bersaing di level internasional. Ia juga mengajak masyarakat memberi dukungan kepada Timnas Lari Trail Indonesia selama tampil di hadapan publik sendiri.

Empat Nomor dengan Jarak Berbeda

Kontingen Indonesia akan mengikuti empat nomor yang memiliki tantangan jarak dan karakter perlombaan berbeda. Nomor paling singkat adalah vertical 7 km, sedangkan nomor long menjadi tantangan terjauh dengan jarak 72 km.

Nomor Jarak
Vertical 7 km
Mountain Classic 10 km
Short 42 km
Long 72 km

Ketua Kontingen Timnas Lari Trail Indonesia, Donny Gahral Adian, menyebut seluruh atlet berada dalam kondisi performa terbaik menjelang pertandingan. Donny yang akrab disapa Abah Donny mengatakan persiapan telah dilakukan secara matang untuk seluruh nomor.

“Kondisi atlet semuanya dalam performa terbaik. Mereka akan tampil di nomor vertical 7 km, mountain classic 10 km, short 42 km, hingga long 72 km,” ujar Donny.

Rangkaian nomor tersebut memberi panggung bagi atlet untuk menunjukkan hasil pembinaan lari trail dari berbagai provinsi. Harapan kontingen tidak hanya tertuju pada capaian per nomor, tetapi juga pada peluang mengharumkan nama Indonesia di kejuaraan regional.

Dukungan Penyelenggaraan dan Publikasi

KONI Pusat melalui Bidang Media dan Humas turut mendukung publikasi kiprah atlet Indonesia selama SEATRC 2026. Gerakita dan Sportlink dilibatkan sebagai mitra publikasi untuk mengangkat perjalanan kontingen di kejuaraan tersebut.

PP ALTI juga memberi perhatian pada kelancaran penyelenggaraan kompetisi di kawasan Gunung Gede Pangrango. Bima berharap kejuaraan berjalan aman dan sukses, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah ajang olahraga internasional.

Dengan 27 atlet yang diturunkan, Indonesia membawa bekal persiapan dan pengetahuan medan untuk menghadapi empat nomor perlombaan. Hasil pertandingan di Gunung Gede Pangrango akan menjadi ukuran penting bagi kiprah lari trail Indonesia di tingkat Asia Tenggara.

Source: www.viva.co.id
Terbaru