4 Hewan yang Bisa Menyembuhkan Diri Sendiri, Dari Lengan Putus hingga Organ Tumbuh Lagi

Author: Cung Media

Di alam, ada hewan yang tidak hanya bertahan saat terluka, tetapi juga mampu memperbaiki tubuhnya dengan cara yang mengejutkan. Kemampuan ini membuat para ilmuwan terus mempelajarinya karena proses penyembuhan alami pada hewan tertentu dinilai jauh melampaui regenerasi pada manusia.

Yang menarik, beberapa di antaranya bisa menumbuhkan kembali anggota tubuh, memperbaiki jaringan yang rusak, bahkan memulihkan bagian tubuh yang tergolong penting. Dari amfibi, hewan laut, hingga cacing pipih kecil, masing-masing punya strategi berbeda untuk tetap hidup setelah mengalami cedera serius.

Axolotl, bisa membangun ulang organ

Axolotl dikenal sebagai salah satu hewan dengan kemampuan regenerasi paling menakjubkan di dunia hewan. Amfibi ini bisa menumbuhkan kembali beberapa bagian tubuh, termasuk organ penting seperti jantung dan sumsum tulang belakang.

Kemampuan itu muncul karena sel tubuh axolotl dapat kembali ke fase awal lalu membentuk jaringan baru. Proses ini membuat bagian yang rusak bisa tergantikan hampir sempurna seperti semula.

Hewan Kemampuan Catatan
Axolotl Menumbuhkan kembali organ dan bagian tubuh Bisa memulihkan jantung dan sumsum tulang belakang
Bintang laut Memulihkan lengan Lengan yang terputus pada kondisi tertentu bisa berkembang menjadi individu baru
Kadal Melepaskan dan menumbuhkan ekor Ekor yang putus bergerak untuk mengalihkan perhatian predator
Planaria Regenerasi dari potongan tubuh kecil Memiliki banyak sel induk yang membentuk jaringan baru

Bintang laut dan lengan yang bisa tumbuh kembali

Bintang laut juga masuk daftar hewan dengan kemampuan penyembuhan yang luar biasa. Saat kehilangan salah satu lengan, bagian tubuh itu dapat tumbuh kembali, dan pada kondisi tertentu lengan yang terputus bisa berkembang menjadi individu baru.

Kemampuan regenerasi ini membantu bintang laut bertahan dari serangan predator di lautan. Bagi hewan ini, kehilangan anggota tubuh bukan akhir dari hidup, melainkan bagian dari cara bertahan di lingkungan laut yang keras.

Kadal yang rela melepaskan ekor

Sejumlah jenis kadal punya kemampuan autotomi, yaitu melepaskan ekor ketika merasa terancam. Ekor yang terputus itu bisa terus bergerak untuk mengalihkan perhatian predator, sehingga kadal mendapat kesempatan kabur.

Setelah itu, kadal dapat menumbuhkan ekor baru, meski bentuknya tidak selalu sama seperti sebelumnya. Mekanisme ini jelas meningkatkan peluang bertahan hidup, terutama saat harus menghadapi ancaman di alam liar.

Planaria yang pulih dari potongan tubuh kecil

Planaria adalah cacing pipih kecil yang memiliki kemampuan regenerasi sangat luar biasa. Hewan ini bisa tumbuh kembali meski tubuhnya hanya tersisa sebagian kecil, dan itulah yang membuatnya begitu unik.

Kemampuan tersebut berasal dari banyaknya sel induk di dalam tubuh planaria yang mampu membentuk jaringan baru. Proses regenerasinya berlangsung sangat efisien jika dibandingkan banyak makhluk hidup lainnya.

Mengapa kemampuan ini penting untuk sains

Empat hewan ini menunjukkan bahwa alam punya cara yang sangat canggih untuk mempertahankan kehidupan. Setiap spesies memiliki mekanisme berbeda, tetapi tujuannya sama, yaitu bertahan setelah cedera serius.

Karena itulah, kemampuan mereka terus menjadi perhatian dalam penelitian. Dari axolotl hingga planaria, proses penyembuhan alami ini membuka peluang besar bagi perkembangan ilmu pengetahuan, terutama di dunia medis.

Source: www.idntimes.com
Terbaru