23 Motor Curian Disembunyikan Di Bus Antarkota, Polisi Gagalkan Jalur ke Jambi

Satreskrim Polres Cirebon Kota menggagalkan upaya penyelundupan 23 unit sepeda motor hasil curian yang hendak dibawa dari Jawa Barat ke Jambi. Kendaraan-kendaraan itu disembunyikan di dalam bus antarkota dan dicegat petugas di kawasan Palimanan, Kabupaten Cirebon.

Pengungkapan ini bermula dari penangkapan seorang penadah berinisial MR di Kabupaten Indramayu pada Jumat malam. Dari pemeriksaan awal, polisi mendapatkan informasi bahwa puluhan motor hasil curanmor baru saja dikirim menggunakan bus menuju Muaro Jambi.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar mengatakan tim Satreskrim langsung bergerak setelah interogasi intensif terhadap MR. Petugas kemudian mengejar bus pembawa motor dan menghentikannya sebelum menyeberang ke Pulau Sumatera.

Bus Dipilih untuk Mengelabui Pemeriksaan

Polisi menduga bus antarkota dipakai sebagai sarana pengiriman agar lolos dari pantauan petugas selama perjalanan. Jaringan ini juga diduga memanfaatkan minimnya pemeriksaan dokumen kendaraan di sejumlah pool bus untuk melancarkan pengiriman.

Selain disembunyikan, kendaraan curian itu diduga sudah diubah identitasnya. Eko menyebut nomor rangka dan nomor mesin motor diketok ulang, lalu dicocokkan dengan STNK bekas yang dikumpulkan agar identitas kendaraan tampak sesuai.

MR Diduga Jadi Penampung Utama

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan MR berperan sebagai penampung utama motor hasil pencurian dari sejumlah wilayah di Cirebon Raya, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan. Polisi juga menemukan sejumlah motor yang diamankan baru dilaporkan hilang dalam dua hari terakhir.

Eko menyebut jaringan ini bergerak cepat dan diduga sudah lama beroperasi. Dalam kurun waktu satu tahun, pelaku diperkirakan sudah menjual dan mengirim lebih dari 100 unit sepeda motor hasil kejahatan ke luar pulau.

Jaringan Lintas Daerah Masih Diburu

Kasus ini kini masih dikembangkan untuk memburu penadah utama yang diduga berada di wilayah Jambi. Penyidik juga menelusuri jaringan curanmor yang memasok kendaraan-kendaraan itu ke dalam rantai penyelundupan lintas provinsi tersebut.

Pengungkapan ini menyoroti cara baru jaringan pencurian kendaraan bermotor menyamarkan barang bukti dalam perjalanan jarak jauh. Modus penyusupan lewat bus antarkota membuat 23 motor curian itu nyaris lolos hingga ke tujuan pengiriman di Muaro Jambi.

Source: bandung.kompas.com

Baca Juga

Back to top button