200 Pengelola AUMSos Muhammadiyah Jatim Dikumpulkan, Sinergi Sosial Diperkuat

MPKS PWM Jawa Timur mengumpulkan sekitar 200 pengelola amal usaha sosial dalam kegiatan Upgrading AUMSos Regional yang menyasar peserta dari 38 kota dan kabupaten di Jawa Timur. Forum ini menjadi sorotan karena tidak hanya mempertemukan para pengelola, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat sinergi, kapasitas kerja, dan kaderisasi di bidang sosial.

Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Timur. Dengan peserta yang datang dari hampir seluruh wilayah, agenda ini memperlihatkan bahwa penguatan layanan sosial di lingkungan Muhammadiyah Jatim tidak lagi dipandang sebagai urusan lokal, tetapi sebagai kebutuhan bersama di tingkat wilayah.

Ketua MPKS PWM Jatim, M. Himawan Sutanto, menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta yang hadir. Ia menyebut jumlah peserta mencapai kurang lebih 200 orang, dengan sebaran yang mewakili 38 daerah di Jawa Timur.

Dari pemetaan peserta, Kota Surabaya tercatat sebagai wilayah dengan jumlah peserta terbanyak. Setelah itu, Lamongan dan Kediri menjadi daerah berikutnya yang juga mengirimkan peserta dalam jumlah besar.

Komposisi peserta didominasi oleh para kepala atau pengelola amal usaha sosial Muhammadiyah. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan upgrading memang diarahkan langsung kepada pihak yang memegang kendali operasional di lapangan dan berhubungan dengan layanan sosial sehari-hari.

MPKS PWM Jatim menempatkan forum ini sebagai ruang peningkatan kapasitas, bukan sekadar pertemuan rutin. Di tengah kebutuhan penanganan sosial yang semakin kompleks, penguatan profesionalitas pengelola diposisikan sebagai langkah penting agar kerja-kerja layanan berjalan lebih terarah.

Selain kapasitas, kaderisasi juga menjadi perhatian utama dalam agenda tersebut. Penguatan kader dinilai perlu agar pengelolaan amal usaha sosial dapat tetap berjalan dengan standar yang lebih baik dan berkelanjutan.

Fokus pada sinergi antarpengelola turut menjadi benang merah kegiatan ini. Kehadiran peserta dari banyak daerah memberi peluang untuk mempererat koordinasi sosial dan membangun keterhubungan yang lebih solid di antara pengelola amal usaha sosial se-Jawa Timur.

Lokasi kegiatan di Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Jawa Timur juga mendukung suasana pembelajaran dan penguatan kapasitas peserta. Ruang ini dimanfaatkan untuk mendorong interaksi yang lebih intensif selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Kegiatan upgrading dijadwalkan pada Jumat-Ahad, 15-17 Mei 2026. Rentang waktu itu memberi ruang bagi peserta untuk mengikuti penguatan materi sekaligus membangun jejaring antardaerah secara lebih efektif.

MPKS PWM Jatim melihat forum ini sebagai momentum penting untuk memperkuat struktur Muhammadiyah di bidang sosial. Dengan basis peserta yang luas, kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan upaya konsolidasi yang menekankan mutu pengelolaan amal usaha sosial di Jawa Timur.

Source: klikmu.co
Terkait