Final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan dua kekuatan dengan pusat permainan yang berbeda. Spanyol diproyeksikan mengandalkan kreativitas Lamine Yamal dan kendali Rodri, sedangkan Argentina menaruh harapan besar pada Lionel Messi.
Duel Spanyol melawan Argentina dijadwalkan berlangsung di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, pada Minggu (19/7) waktu setempat. Pertandingan itu akan dimainkan pada Senin (20/7) dini hari WIB bagi penonton di Indonesia.
Spanyol tiba di partai puncak setelah menundukkan Prancis pada semifinal. Perjalanan mereka sempat terguncang oleh kekalahan mengejutkan dari Cape Verde di laga pembuka Grup H, tetapi setelah itu tim asuhan Luis de la Fuente terus melaju hingga final.
Argentina juga datang dengan modal kemenangan dramatis atas Inggris di semifinal. CNN Indonesia melaporkan La Albiceleste tidak mendapat masalah cedera baru setelah laga tersebut, sehingga Lionel Scaloni memiliki pilihan pemain yang lebih segar.
Pertarungan Kendali di Lini Tengah
Duel lini tengah berpotensi menjadi penentu arah pertandingan karena kedua tim memiliki banyak pemain berpengaruh di area tersebut. Rodri diproyeksikan mengisi peran penting bersama Fabian Ruiz untuk menjaga keseimbangan permainan Spanyol.
Argentina kemungkinan merespons dengan Leandro Paredes sebagai gelandang jangkar. Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, dan Alexis Mac Allister dapat mendukungnya untuk menjaga aliran bola sekaligus menghadapi tekanan dari Rodri dan Fabian Ruiz.
Keberadaan Paredes dinilai penting bagi Argentina karena Spanyol memiliki kemampuan membangun serangan dari tengah. Sementara itu, De Paul, Fernandez, dan Mac Allister menjadi opsi Scaloni untuk menjaga hubungan antarlini sebelum bola mengarah kepada Messi dan Julian Alvarez.
Yamal Mengisi Lini Serang Spanyol
Lamine Yamal diperkirakan menempati salah satu posisi di belakang penyerang utama dalam formasi 4-2-3-1. Ia berpeluang bermain bersama Dani Olmo dan Alex Baena untuk memberi dukungan kepada Mikel Oyarzabal.
Oyarzabal diproyeksikan menjadi penyerang tunggal Spanyol di final. Pergerakan Yamal, Olmo, dan Baena di belakangnya akan menjadi salah satu cara Spanyol membongkar pertahanan Argentina.
Di lini belakang, Unai Simon berpeluang tetap dipercaya sebagai penjaga gawang. Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, dan Marc Cucurella diproyeksikan membentuk barisan pertahanan yang akan menghadapi ancaman Messi dan Alvarez.
Argentina kemungkinan tidak banyak mengubah susunan empat pemain belakangnya. Gonzalo Montiel, Cristian Romero, Lisandro Martinez, dan Nicolas Tagliafico menjadi nama yang diproyeksikan tampil sejak awal di depan Emiliano Martinez.
Romero dan Lisandro Martinez tetap berpeluang berduet di jantung pertahanan meski sempat mendapat kritik dari Gary Neville. Scaloni tampaknya masih mempercayai keduanya untuk menghadapi tekanan besar dalam pertandingan final.
Messi Tetap Menjadi Pusat Argentina
Lionel Messi hampir pasti menjadi nama yang tidak tergantikan dalam susunan Argentina. Sang kapten tampil menonjol saat menginspirasi kemenangan timnya atas Inggris pada semifinal.
Julian Alvarez diproyeksikan mendampingi Messi di lini depan dalam formasi 4-1-3-2. Penampilan sejumlah pemain pengganti saat Argentina melakukan comeback terlambat melawan Inggris juga memberi Scaloni bahan pertimbangan dalam menentukan komposisi awal.
Berikut prediksi susunan pemain kedua tim untuk laga puncak di Stadion New York New Jersey. Spanyol membawa kedalaman skuad yang kuat, sementara Argentina mengandalkan pengalaman Messi dan pilihan pemain yang tersedia bagi Scaloni.
| Tim | Formasi | Prediksi Susunan Pemain |
|---|---|---|
| Spanyol | 4-2-3-1 | Unai Simon; Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodri, Fabian Ruiz; Lamine Yamal, Dani Olmo, Alex Baena; Mikel Oyarzabal |
| Argentina | 4-1-3-2 | Emiliano Martinez; Gonzalo Montiel, Cristian Romero, Lisandro Martinez, Nicolas Tagliafico; Leandro Paredes; Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister; Julian Alvarez, Lionel Messi |
Final ini akan mempertemukan gaya Spanyol yang bertumpu pada fondasi lini tengah dengan Argentina yang memiliki Messi sebagai pusat ancaman. Setelah perebutan bola di area tengah, Yamal, Oyarzabal, Alvarez, dan Messi akan menjadi pemain yang paling berpeluang menentukan hasil di depan gawang.
Source: www.cnnindonesia.com






