Spanyol mendapat kabar yang memunculkan perhatian menjelang final Piala Dunia 2026 melawan Argentina. Lamine Yamal dan Pedro Porro tidak mengikuti latihan bersama pada sesi perdana persiapan tim di New Jersey, Kamis (16/7).
Keduanya menjalani program pemulihan terpisah setelah membantu Spanyol menyingkirkan Prancis pada semifinal. Langkah itu dilakukan sebagai tindakan pencegahan karena kelelahan dan keluhan fisik ringan.
Situasi Yamal dan Porro menjadi penting karena final akan mempertemukan Spanyol dengan Argentina yang dipimpin Lionel Messi. Pertandingan puncak tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion MetLife pada Minggu (19/7) waktu setempat, atau Senin (20/7) dini hari WIB.
Meski berlatih terpisah, keduanya diperkirakan masih memiliki peluang untuk tampil pada laga penentu. Spanyol kini menunggu perkembangan terakhir pemulihan dua pemain yang punya peran besar sepanjang turnamen.
Tim Medis Memantau Kondisi Pemain
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente sebelumnya menyebut Porro mengalami kelelahan otot dan akan menjalani pemeriksaan lanjutan. Sementara itu, kondisi Yamal disebut menunjukkan perkembangan yang lebih positif setelah komunikasi dengan staf medis.
“Sejauh yang saya tahu, Lamine tidak mengalami masalah serius. Saya baru saja berbicara dengan staf medis, dan semuanya tampak positif,” kata De la Fuente, seperti dikutip ESPN.
CNN Indonesia melaporkan latihan terpisah tersebut tidak menjadi penanda adanya cedera serius bagi Yamal maupun Porro. Kedua pemain diyakini tetap tersedia untuk menghadapi Argentina, meski keputusan akhir akan bergantung pada proses pemulihan mereka.
Pengaturan beban latihan menjadi bagian penting bagi Spanyol menjelang laga terbesar di turnamen ini. Tim asuhan De la Fuente perlu menjaga pemain tetap bugar tanpa mengambil risiko memperparah keluhan yang muncul setelah semifinal.
Kontribusi Besar di Perjalanan Spanyol
Yamal menjadi salah satu pilihan utama Spanyol di lini serang selama Piala Dunia 2026. Winger Barcelona itu selalu menjadi starter, kecuali saat Spanyol menghadapi Cape Verde.
Kepercayaan tersebut terlihat dari jumlah menit bermain yang telah dikumpulkan Yamal sepanjang turnamen. Ia mencatatkan 496 menit di lapangan, yang menunjukkan perannya sebagai salah satu tumpuan serangan tim.
Porro juga tampil konsisten dari sisi kanan pertahanan Spanyol. Bek Tottenham Hotspur itu masuk susunan starter dalam lima dari tujuh pertandingan yang dijalani timnya di turnamen ini.
Kontribusi Porro tidak terbatas pada tugas bertahan. Ia telah mencetak dua gol, masing-masing ketika Spanyol menghadapi Austria pada babak 32 besar dan Prancis di semifinal.
| Pemain | Klub | Menit Bermain | Catatan |
|---|---|---|---|
| Lamine Yamal | Barcelona | 496 menit | Starter di semua laga kecuali melawan Cape Verde |
| Pedro Porro | Tottenham Hotspur | 444 menit | Starter 5 dari 7 laga dan mencetak 2 gol |
Pilihan Penting untuk Final
Kehadiran Yamal akan memberi Spanyol opsi utama untuk menggerakkan serangan dari sisi lapangan. Sementara Porro menawarkan keseimbangan di sisi kanan melalui perannya dalam pertahanan sekaligus kontribusi gol.
Absennya salah satu dari mereka tentu dapat memengaruhi pilihan susunan pemain De la Fuente. Namun, kabar positif dari staf medis membuat Spanyol masih menjaga harapan untuk menurunkan keduanya di Stadion MetLife.
Final melawan Argentina akan menjadi ujian terakhir bagi Spanyol setelah perjalanan yang membawa mereka melewati Prancis di semifinal. Kepastian kondisi Yamal dan Porro akan menjadi salah satu hal yang dinantikan menjelang duel melawan tim Lionel Messi.
