Trofi Piala Dunia 2026 akan tiba di stadion final bukan dalam kemasan biasa, melainkan koper eksklusif rancangan Louis Vuitton. Perlindungan mewah itu diperlukan karena trofi tersebut merupakan satu-satunya piala asli yang digunakan bergantian pada setiap edisi Piala Dunia.
Koper itu akan mengantar trofi menuju Stadion New York New Jersey atau MetLife Stadium sebelum momen pengangkatan piala di podium. Final dijadwalkan mempertemukan Argentina dan Spanyol pada Senin, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB.
Bukan Piala yang Dibuat Ulang di Setiap Edisi
Status Trofi Piala Dunia membuat proses perjalanannya berbeda dari banyak penghargaan olahraga lain. FIFA tidak membuat trofi asli baru untuk diserahkan pada setiap turnamen, sehingga benda bersejarah itu membutuhkan pengamanan khusus saat berpindah tempat.
Di luar periode kompetisi, trofi disimpan di FIFA Museum di Zurich, Swiss. Nilai simbolis dan keunikannya menjadi alasan koper pengangkut harus dirancang untuk melindungi trofi selama perjalanan menuju laga final.
Louis Vuitton kembali dipercaya FIFA untuk membuat koper perjalanan tersebut. Kolaborasi ini menyatukan kebutuhan keamanan sebuah trofi penting dengan identitas visual rumah mode asal Perancis itu.
Detail Koper Pengantar Trofi
Koper Trofi Piala Dunia 2026 mengusung sejumlah elemen khas Louis Vuitton, dari monogram pada bagian luar hingga material pelindung di tiap sudutnya. Huruf “V” emas menjadi penanda yang paling menonjol karena menggabungkan makna kemenangan dan identitas merek.
| Bagian | Detail | Fungsi atau Makna |
|---|---|---|
| Eksterior | Monogram Louis Vuitton dan pelindung sudut kuningan berlapis emas | Menampilkan ciri desain koper mewah sekaligus memperkuat bagian sudut |
| Penanda utama | Huruf “V” berwarna emas | Merujuk pada Victory atau kemenangan dan identitas Vuitton |
| Interior | Lapisan kulit warna krem dan emblem kemitraan Louis Vuitton-FIFA | Menandai kerja sama kedua pihak serta melapisi ruang penyimpanan trofi |
Bagian dalam koper dilapisi kulit berwarna krem dan memuat emblem kemitraan Louis Vuitton-FIFA. Rancangan ini menempatkan koper bukan sekadar aksesori seremoni, melainkan wadah yang dibuat khusus untuk membawa trofi menuju stadion.
Menurut bola.kompas.com, koper tersebut akan membawa piala sebelum salah satu kapten mengangkatnya setelah final. Karena itu, kehadirannya menjadi bagian dari rangkaian seremoni yang mendahului penentuan juara dunia.
Tradisi yang Berjalan Sejak 2010
Piala Dunia 2026 menjadi edisi kelima beruntun yang memakai koper trofi buatan Louis Vuitton. Rumah mode itu sebelumnya menyiapkan koper serupa untuk Piala Dunia 2010, 2014, 2018, dan 2022.
Rentang kerja sama tersebut membuat koper Louis Vuitton lekat dengan perjalanan trofi pada era modern Piala Dunia. Namun, kemewahan wadahnya tidak mengubah fakta utama bahwa yang dibawa tetap satu trofi asli lintas generasi turnamen.
Chairman dan CEO Louis Vuitton, Pietro Beccari, menyebut kemitraan dengan FIFA dibangun atas pandangan yang sejalan mengenai peran olahraga. Dalam pernyataan resminya yang dikutip AFP, ia mengatakan, “Selama lebih dari satu dekade, Louis Vuitton dan FIFA memiliki komitmen yang sama terhadap keunggulan, serta keyakinan bahwa olahraga mampu menginspirasi dan menyatukan masyarakat di seluruh dunia.”
Kemewahan yang Sudah Menjadi Bagian Olahraga
Keterlibatan merek mewah dalam pembuatan trofi atau wadah piala bukan hal baru di dunia olahraga. Tiffany & Co. telah membuat Vince Lombardi Trophy untuk juara Super Bowl sejak edisi pertama ajang American Football itu pada 1967.
Louis Vuitton juga memiliki kerja sama jangka panjang selama 10 tahun dengan Formula 1 untuk koper trofi. Meski demikian, posisi Trofi Piala Dunia berbeda karena piala aslinya hanya satu dan dipakai dari satu edisi ke edisi berikutnya.
Argentina datang dengan peluang mempertahankan gelar yang diraih pada 2022, sementara Spanyol memburu gelar dunia kedua setelah menjadi juara pada 2010. Sebelum salah satu tim mengangkat piala, koper Louis Vuitton akan lebih dulu menjalankan peran pentingnya sebagai pelindung simbol tertinggi sepak bola dunia.
