Motor listrik Yadea menarik perhatian lewat satu hal yang masih sering jadi keraguan banyak calon pengguna, yakni jarak tempuh. Dalam uji jalan Bandung-Bogor, dua modelnya sanggup menembus lebih dari 150 kilometer hanya dengan sekali pengisian daya penuh.
Yang membuat hasil ini lebih kuat adalah rutenya tidak ringan. Perjalanan melintasi area perkotaan hingga tanjakan ekstrem di kawasan Puncak memberi gambaran bahwa motor listrik mulai punya daya jelajah yang lebih layak dipertimbangkan untuk kebutuhan harian dan perjalanan menengah.
Lebih Dari 150 Kilometer Sekali Cas
Pengujian dilakukan lewat tantangan 150+ KM Challenge, dengan Yadea OSTA dan Yadea VELAX U menempuh rute dari Bandung menuju Bogor tanpa pengisian ulang di tengah jalan. Hasilnya, Yadea OSTA mencatat 153 kilometer dan masih menyisakan baterai 13 persen.
Sementara itu, Yadea VELAX U melangkah lebih jauh dengan jarak 156 kilometer. Setelah perjalanan selesai, sisa baterainya masih 23 persen, angka yang cukup untuk menunjukkan bahwa performa di jalan nyata tidak selalu habis tepat di batas klaim jarak tempuh.
Rute Bandung-Bogor memberi tantangan yang lebih relevan dibanding pengujian di jalur datar. Selain melewati ruas perkotaan, perjalanan itu juga menuntut tenaga ekstra saat melewati tanjakan di kawasan Puncak.
Di titik ini, hasil pengujian menjadi penting karena membuktikan motor listrik tidak hanya cocok untuk perjalanan pendek di dalam kota. Kebutuhan mobilitas yang lebih jauh kini mulai mendapat jawaban yang lebih masuk akal dari sisi daya tahan baterai.
Efisiensi Biaya Jadi Nilai Tambah
Selain jarak tempuh, Yadea juga menonjolkan efisiensi biaya operasional sebagai daya tarik utama. Biaya pengisian daya motor listrik disebut bisa menghemat hingga sekitar 90 persen dibanding kendaraan berbahan bakar bensin, meski besarnya tetap bergantung pada pola pakai dan tarif listrik.
Faktor ini membuat motor listrik terasa lebih menarik bagi pengguna yang menghitung pengeluaran harian secara ketat. Mobilitas tidak hanya diukur dari seberapa jauh kendaraan bisa berjalan, tetapi juga dari seberapa ringan biaya yang harus dikeluarkan dalam jangka panjang.
VP & GM Sales and Marketing Yadea Indonesia Andy Luo menyebut biaya operasional yang jauh lebih rendah membuat pengguna bisa menikmati mobilitas harian dan perjalanan jarak jauh secara lebih ekonomis. Arah strategi itu menunjukkan bahwa Yadea tidak hanya menjual kendaraan, tetapi juga menawarkan efisiensi penggunaan.
Di pasar yang makin sensitif terhadap biaya transportasi, pendekatan seperti ini punya bobot besar. Konsumen kini tidak cukup hanya tertarik pada teknologi baru, tetapi juga ingin kepastian bahwa kendaraan tersebut tidak memberatkan saat dipakai rutin.
GS70 dan Arah Mobilitas Urban
Di luar OSTA dan VELAX U, Yadea juga memperkenalkan GS70 untuk kebutuhan mobilitas urban modern. Model ini dibekali baterai berkapasitas besar dan fitur keselamatan canggih untuk mendukung kenyamanan berkendara sehari-hari.
Kehadiran beberapa model dengan karakter berbeda memperlihatkan arah pasar motor listrik yang semakin spesifik. Ada model yang dipakai untuk membuktikan jarak tempuh, dan ada pula yang disiapkan untuk penggunaan perkotaan dengan fokus pada keselamatan serta kenyamanan.
Strategi tersebut cocok dengan perubahan cara pandang pengguna di Indonesia. Motor listrik tidak lagi sekadar alternatif baru, melainkan mulai dinilai dari kecocokannya dengan pola mobilitas masing-masing orang.
Bagi banyak calon pembeli, pembuktian di jalan nyata seperti Bandung-Bogor menjadi salah satu cara paling meyakinkan untuk melihat apakah motor listrik benar-benar siap dipakai lebih jauh dari sekadar perjalanan pendek harian.
Kesempatan Melihat Langsung Lini Motor Yadea
Masyarakat yang ingin melihat langsung lini motor listrik Yadea dapat datang ke dealer terdekat. Selain itu, unit Yadea juga tersedia di pameran Alun-Alun Curug, Tangerang hingga 6 Juni 2026.
Yadea juga menyiapkan kehadiran di Pekan Raya Jakarta 2026 dengan berbagai program menarik dan promo spesial bagi pengunjung. Langkah ini memberi peluang bagi calon pengguna untuk mencoba dan menilai langsung produk yang selama ini hanya dikenal lewat klaim jarak tempuh dan efisiensi.
Dengan hasil 150+ KM Challenge, Yadea menempatkan jarak tempuh sebagai kartu utama di pasar Indonesia. Pembuktian rute Bandung-Bogor menunjukkan bahwa motor listrik sekali cas kini mulai sanggup dipakai untuk perjalanan yang lebih panjang dengan sisa daya yang masih tersimpan.
Source: www.suara.com






