Megawati Jadi Rebutan Klub Korea, Alasan Di Baliknya Ternyata Bukan Cuma Serangan

Nama Megawati Hangestri kembali masuk pembicaraan besar di V-League Korea Selatan karena ia bukan hanya dipandang sebagai penyerang kuat, tetapi juga sebagai pemain yang memberi pengaruh lebih luas di dalam tim. Dua klub besar, Red Sparks dan Hyundai Hillstate, sempat sama-sama mengincarnya di bursa kuota Asia.

Agen voli Korea, Chris Kim, menyebut daya tarik Megawati lahir dari kombinasi performa, karakter, dan kemampuan beradaptasi. Menurut dia, faktor-faktor itu membuat pevoli asal Indonesia tersebut tetap diburu meski persaingan transfer kuota Asia berlangsung ketat.

Nilai Megawati Bukan Sekadar Angka Serangan

Chris Kim menilai Megawati datang ke V-League saat masih muda dan langsung menunjukkan kualitas yang menonjol selama dua musim terakhir. Bagi klub-klub Korea, catatan itu membuat namanya sulit diabaikan ketika bursa pemain asing Asia dibuka.

Ia juga menyoroti hubungan Megawati dengan pemain lokal Korea yang disebut sangat baik. Situasi itu memberi nilai tambah karena klub tidak hanya mencari pemain dengan kemampuan teknis, tetapi juga sosok yang mudah menyatu dengan ruang ganti.

Mengangkat Mental Tim Saat Sulit

Daya tarik Megawati juga datang dari sisi mental. Chris Kim menyebut pemain yang akrab disapa Megatron itu punya fisik dan mental yang kuat, terutama ketika tim sedang menghadapi kesulitan.

Ia dinilai mampu membantu rekan setim tetap berani saat kepercayaan diri menurun. Pengaruh seperti ini membuat Megawati dianggap cocok untuk kebutuhan klub yang ingin menjaga stabilitas permainan sepanjang musim.

Red Sparks Sempat Punya Rencana Reuni

Sebelum Megawati akhirnya bergabung dengan Hyundai Hillstate, Red Sparks sempat lebih dulu menghubunginya untuk membahas peluang kembali bekerja sama. Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin, disebut sudah membuka komunikasi untuk kemungkinan reuni.

Namun, rencana itu tidak berlanjut karena Red Sparks khawatir dengan kondisi cedera lutut yang saat itu dialami Megawati. Akhirnya, klub tersebut memilih mencari opsi lain untuk kuota Asia.

Pilih China, Lalu Hyundai Hillstate Bergerak Cepat

Chris Kim menjelaskan bahwa Red Sparks kemudian mengontrak Zhong Hui, outside hitter asal China, untuk mengisi kebutuhan mereka. Ko Hee-jin bahkan terbang ke Shanghai untuk memantau sang pemain sebelum resmi direkrut.

Keputusan itu menutup peluang kembalinya Megawati ke Red Sparks, meski minat terhadap pemain Indonesia tersebut sempat sangat kuat. Setelah itu, Hyundai Hillstate bergerak cepat dan berhasil mendapatkan jasanya.

Persaingan dua klub besar Korea Selatan untuk mendapatkan Megawati memperlihatkan betapa tingginya nilai sang pemain di pasar V-League. Ia bukan hanya dipandang sebagai senjata serang, tetapi juga figur yang bisa memberi efek positif bagi seluruh tim.

Situasi ini membuat nama Megawati terus berada di radar klub-klub Korea, terutama karena performanya sudah terbukti dan relasinya dengan pemain lokal ikut memperkuat posisinya. Di tengah ketatnya kuota Asia, kombinasi seperti itulah yang membuatnya tetap jadi incaran utama.

Source: www.viva.co.id

Terkait