Xpeng X9 facelift datang dengan ubahan yang terasa jauh lebih besar dari sekadar penyegaran tampilan. MPV listrik ini membawa kabin yang lebih senyap, tenaga yang naik, dan jarak tempuh yang ikut membaik.
Pembaruan tersebut membuat X9 tampil lebih kompetitif di kelasnya, terutama karena perubahan menyentuh desain luar, kabin, sistem pengendaraan, baterai, hingga performa. Harga jualnya juga sudah diposisikan mulai Rp 1,14 miliar OTR Jakarta.
Ubahan eksterior lebih rapi dan aerodinamis
Sisi luar mobil mendapat sentuhan yang langsung terlihat pada bonnet dan bumper depan. Detail heksagonal di bagian depan dihapus dan diganti dengan intake udara tengah yang lebih besar.
Xpeng juga menambahkan active grille shutter di bagian depan. Komponen ini bekerja bersama air curtain di sudut bumper untuk membantu menekan hambatan udara.
Di bagian belakang, komposisi warna bumper ikut diubah. Bagian bawah kini dibuat sewarna bodi dengan aksen hitam, berlawanan dengan setelan sebelumnya.
Siluet X9 tetap dipertahankan, tetapi revisi pada bagian depan dan buritan membuat tampilannya terasa lebih elegan. Untuk varian atas, pelek 20 inci multi-spoke masih tersedia bersama center cap self-righting yang membuat logo X tidak ikut berputar.
Kabin jadi fokus utama pembaruan
Perubahan terbesar justru ada di dalam kabin. Xpeng memberi banyak revisi yang langsung menyentuh kenyamanan, kemudahan pengemudi, dan kualitas rasa kabin.
Setir kini mendapat detail baru pada posisi logo di tengah, sementara sisi kiri setir dibekali dua tombol untuk aktivasi bantuan mengemudi atau ADAS. Ada juga tombol pemilih mode berkendara yang memudahkan pergantian mode tanpa harus mengandalkan layar di sisi kanan.
Speaker audio juga diperbarui dengan desain yang lebih mewah dan konstruksi yang disebut lebih kokoh. Fleksibilitas kabin ikut ditingkatkan lewat pola pelipatan jok baris ketiga menjadi 60:40.
Fitur baru lain yang menonjol adalah Road Noise Cancellation, sistem yang memakai mikrofon dan pancaran gelombang suara untuk meredam kebisingan dari luar kabin. Xpeng juga menambahkan windshield head-up display agar informasi berkendara bisa dipantau lewat kaca depan.
Tenaga naik, jarak tempuh ikut terdorong
Dari sisi penggerak, versi motor tunggal penggerak roda depan kini mendapat kenaikan tenaga 27 PS menjadi 346 PS, dengan torsi tetap 450 Nm. Untuk pasar global, tersedia juga varian dual-motor all-wheel drive dengan tenaga total 537 PS dan torsi 640 Nm.
Pembaruan berlanjut ke sektor baterai. Pilihan LFP kini berkapasitas 94,8 kWh, sedangkan baterai NMC naik menjadi 110 kWh dan khusus varian AWD hanya tersedia dengan paket terbesar tersebut.
Kombinasi aerodinamika yang lebih baik dan kapasitas baterai yang lebih besar membuat angka jelajah ikut naik. Versi motor tunggal dengan baterai kecil kini mencatat WLTP 535 kilometer, naik dari 500 kilometer.
Untuk motor tunggal dengan baterai besar, jarak tempuhnya menjadi 615 kilometer dari sebelumnya 590 kilometer. Sementara varian AWD membukukan 580 kilometer, sehingga tetap menarik bagi pembeli yang mengejar performa lebih tinggi.
Harga dan varian Xpeng X9 facelift
| Varian | Harga OTR Jakarta | Tenaga | Jarak Tempuh |
|---|---|---|---|
| Standard Range Pro | Rp 1,14 miliar | 346 PS | 535 km |
| Long Range Pro | Rp 1,219 miliar | 346 PS | 615 km |
| Long Range Pro+ | Rp 1,259 miliar | 346 PS | 615 km |
Dengan perubahan yang menyentuh area paling penting bagi pengguna, Xpeng X9 facelift tidak terasa seperti sekadar penyegaran kosmetik. MPV listrik ini datang dengan paket yang lebih matang untuk kabin, kenyamanan, efisiensi, dan performa.
Source: otodriver.com






