Mitsubishi bersiap membuka babak baru di Indonesia lewat Xforce Hybrid yang berpeluang menjadi mobil hybrid pertama merek itu di Tanah Air. Peluncurannya dijadwalkan pada Kamis (16/7) dalam agenda Mitsubishi Motors – Elevated Urban SUV Public Launch di Jakarta.
Identitas model yang akan diumumkan belum disebutkan secara resmi, tetapi jejak Xforce HEV sudah mulai terlihat dari unggahan sejumlah tenaga penjual Mitsubishi di media sosial. Mereka disebut telah membuka identitas model tersebut sekaligus menawarkan pemesanan kepada konsumen.
Hybrid Pertama Mitsubishi di Indonesia
Jika model yang dimaksud benar Xforce Hybrid, maka ini akan menjadi debut hybrid Mitsubishi di Indonesia. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) sebelumnya sudah menyampaikan bahwa mereka akan meluncurkan mobil elektrifikasi baru berjenis hybrid pada tahun ini.
Marketing Director MMKSI Irwan Kuncoro sempat menegaskan bahwa model itu tidak akan hadir sebagai impor utuh atau CBU. Ia menyebut mobil tersebut akan diproduksi lokal di Indonesia.
“Meluncur semester kedua. Tapi produksi lokal. Pemerintah kan selalu mendorong produksi lokal,” kata Irwan di Kemayoran, Jakarta, pada Februari lalu.
Jejak Xforce HEV di Thailand
Xforce HEV lebih dulu meluncur di Thailand dan menjadi model hybrid ketiga Mitsubishi yang dipasarkan di negeri itu, setelah Xpander Hybrid dan Xpander Cross Hybrid. Mobil ini diperkenalkan pada gelaran Bangkok International Motor Show ke-46.
Secara tampilan, Xforce Hybrid tidak banyak berbeda dari versi konvensional yang juga dijual di Indonesia. SUV lima penumpang ini tetap tampil agresif, dengan tambahan emblem HEV di sisi dan belakang mobil.
| Aspek | Xforce Konvensional | Xforce HEV |
|---|---|---|
| Tampilan | Desain agresif | Desain agresif dengan emblem HEV |
| Velg | Tidak disebutkan | 18 inci, desain baru dua warna |
| Ground clearance | Tidak disebutkan | 183 mm |
| Mode berkendara | Tidak disebutkan | Normal, Charge, EV, Wet, Gravel, Tarmac, Mud |
Mitsubishi membekali Xforce HEV dengan pelek 18 inci berdesain baru dua warna dan jarak terendah ke tanah 183 mm. Angka ini disebut lebih rendah dibanding versi konvensional.
Mobil ini juga membawa tujuh mode berkendara, yaitu Normal, Charge, EV, Wet, Gravel, Tarmac, dan Mud. Kehadiran mode EV membuat pengemudi bisa merasakan sensasi berkendara yang lebih hening seperti mobil listrik berbasis baterai.
Mesin 1.600 cc dan Tenaga Sistem Hybrid
Di sektor dapur pacu, Xforce dibekali mesin berkode 4A92 berkapasitas 1.600 cc bensin. Mesin itu menghasilkan tenaga 79 hp pada 6.000 rpm dan torsi puncak 134 Nm pada 4.500 rpm.
Ketika dikombinasikan dengan sistem hybrid, output untuk menggerakkan roda depan naik menjadi 116 hp dan torsi 255 Nm. Dengan kombinasi tersebut, Xforce Hybrid menjadi salah satu model elektrifikasi paling penting yang disiapkan Mitsubishi untuk pasar Indonesia.
Kehadirannya juga menandai langkah yang lebih serius dari Mitsubishi dalam merambah segmen hybrid di Indonesia. Jika benar meluncur sesuai jadwal, model ini akan langsung menarik perhatian karena datang dengan status produksi lokal dan membawa teknologi yang lebih dulu diuji di pasar Thailand.
Source: www.cnnindonesia.com






