Windows 11 semakin kokoh di kalangan gamer PC, dan data Steam untuk Juni 2026 memperlihatkan pergeseran yang sulit diabaikan. Sistem operasi itu kini menguasai 70,44% pangsa pengguna, sementara Windows 10 terus menyusut perlahan.
Perubahan ini tidak datang dalam bentuk lonjakan besar, tetapi arahnya konsisten. Lebih banyak pengguna Steam bergerak ke Windows 11, sedangkan Windows 10 mulai kehilangan ruangnya di tengah pasar yang masih sangat dikuasai Microsoft.
Dominasi Windows Masih Sangat Jelas
Steam tetap menjadi barometer penting untuk melihat kebiasaan pengguna PC, terutama gamer. Saat mayoritas pemain mengikuti satu platform, itu biasanya mencerminkan kebutuhan kompatibilitas, kenyamanan, dan arah perangkat lunak yang makin menyesuaikan diri dengan sistem terbaru.
Dalam survei yang sama, Windows 11 naik 0,68 poin, sedangkan Windows 10 turun 0,43 poin. Angka itu mempertegas bahwa perpindahan pengguna bukan lagi sekadar wacana, melainkan tren yang terus berjalan di belakang layar.
| Sistem Operasi | Pangsa Juni 2026 | Perubahan Bulanan |
|---|---|---|
| Windows 11 | 70,44% | Naik 0,68 poin |
| Windows 10 | Tidak disebutkan | Turun 0,43 poin |
| Linux | 3,69% | Turun 0,30 poin |
| macOS | 2,21% | Naik 0,05 poin |
Linux dan macOS Masih Jauh dari Puncak
Di luar Windows, ekosistem lain memang tetap bergerak, tetapi masih jauh dari dominasi utama. Linux turun ke 3,69%, sementara macOS naik tipis menjadi 2,21%.
Meski turun pada bulan ini, Linux masih menunjukkan kenaikan bila dibandingkan dengan setahun lalu. Saat itu, pangsanya baru 2,57%, sehingga tren tahunan tetap memperlihatkan pertumbuhan yang berarti.
Data ini menegaskan bahwa alternatif non-Windows belum mampu menantang posisi Windows di Steam. Namun, keduanya tetap memberi gambaran bahwa sebagian kecil pengguna mulai mencari jalur berbeda di luar sistem Microsoft.
Windows 10 Mulai Kehilangan Napas
Bagi Microsoft, hasil ini menjadi sinyal bahwa Windows 11 telah menjadi pilihan utama di komunitas gamer Steam. Pertanyaannya kini bukan lagi apakah Windows 11 akan memimpin, tetapi seberapa cepat Windows 10 akan terus tergerus.
Situasi itu juga relevan karena Windows 10 mendekati akhir masa pakainya. Sebagian pengguna bisa saja berpindah bukan hanya karena preferensi, tetapi juga karena ingin tetap berada di jalur dukungan yang lebih baru.
Karena itu, kenaikan Windows 11 di Steam terlihat sebagai perubahan yang stabil, bukan dramatis. Namun, stabilitas semacam ini justru sering menjadi tanda pergeseran besar yang sedang matang pelan-pelan.







