WIKA Ngebut Bangun Sekolah Rakyat di 4 Kabupaten Jawa Tengah, Targetnya Melewati Juni

WIKA mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat di Jawa Tengah untuk mengejar pemerataan akses pendidikan. Proyek yang tersebar di Banyumas, Wonosobo, Brebes, dan Cilacap itu dirancang agar fasilitas belajar yang layak dan inklusif segera bisa dimanfaatkan masyarakat.

Langkah ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama Asta Cita ke-4 yang menekankan penguatan sumber daya manusia lewat peningkatan akses dan kualitas pendidikan. Di lapangan, WIKA menempatkan proyek ini bukan hanya sebagai pekerjaan konstruksi, tetapi juga sebagai infrastruktur sosial dengan manfaat jangka panjang.

Pekerjaan berlangsung serempak di empat lokasi

Hingga awal Juni 2026, progres tiap lokasi menunjukkan capaian yang berbeda. Banyumas menjadi yang paling tinggi dengan 76,22%, disusul Wonosobo 56,32%, Cilacap 49,46%, dan Brebes 47,61%.

Di empat kabupaten itu, pekerjaan berjalan paralel mulai dari struktur bawah dan atas, rangka atap baja, penutup atap, finishing arsitektur, hingga Mechanical, Electrical, and Plumbing atau MEP. Seluruh proyek juga melibatkan 4.483 tenaga kerja.

Tambahan tenaga kerja dan alat dikebut untuk jaga target

Corporate Secretary WIKA menyebut percepatan dilakukan untuk mendukung Kementerian PU menghadirkan infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat. Karena itu, kesiapan tenaga kerja, material, alat, dan strategi lapangan menjadi fokus utama agar progres tetap sesuai target.

Di Banyumas, jumlah tenaga kerja dinaikkan dari 1.200 orang menjadi 1.700 orang. WIKA juga menambah 14 unit mobile crane untuk pekerjaan erection atap baja, sementara material dilaporkan sudah 100% tersedia di lokasi pada 7 Juni 2026.

Masih di lokasi yang sama, pekerjaan jalan akses telah rampung 100%. Kondisi itu membantu kelancaran mobilisasi pekerjaan di lapangan.

Wonosobo, Brebes, dan Cilacap pakai strategi berbeda

Di Wonosobo, tenaga kerja ditambah dari 1.100 orang menjadi 1.200 orang. WIKA juga menambah excavator, hyab crane, dan concrete pump, lalu menaikkan jumlah supplier batching plant dari dua menjadi empat.

Perusahaan turut mengubah metode pelat lantai dua menjadi pelat bondek untuk mempercepat pekerjaan struktur. Penyesuaian ini dipakai agar ritme pembangunan tetap terjaga.

Di Brebes, percepatan dilakukan lewat penambahan tenaga kerja untuk pekerjaan erection baja menjadi 320 orang. WIKA juga menambah mobile crane, excavator, dozer, dan pompa, serta mempercepat pengiriman struktur baja hingga 2.250 ton.

Selain itu, material HCS seluas 13.183 meter persegi turut didorong masuk untuk menjaga kelancaran pekerjaan di Brebes. Di Cilacap, tenaga kerja ditambah menjadi 1.200 orang, disertai penambahan tower crane, mobile crane, excavator, dan pompa.

Jumlah supplier batching plant di Cilacap juga dinaikkan dari tiga menjadi enam. Proses fabrikasi baja di lokasi ini dilakukan secara desentralisasi di enam tempat agar pasokan material bergerak lebih cepat dan efisien.

Seluruh proyek Sekolah Rakyat di Jawa Tengah ditargetkan selesai pada 20 Juni 2026. Dengan percepatan di empat kabupaten itu, WIKA berharap fasilitas pendidikan tersebut bisa segera digunakan masyarakat.

Source: www.antaranews.com

Terkait