Wabah Cyclospora di Michigan Tembus 1.000 Kasus, Sumber Penularan Masih Dicari

Wabah infeksi parasit di Michigan terus membesar dan kini melampaui 1.000 kasus, sementara sumber penularannya masih belum ditemukan. Kondisi ini membuat otoritas kesehatan setempat menghadapi salah satu wabah cyclosporiasis terbesar dalam sejarah negara bagian itu.

Parasit yang memicu wabah ini adalah Cyclospora cayetanensis, penyebab diare berair yang bisa berlangsung berminggu-minggu. Meski belum ada laporan kematian, sekitar 40 pasien di Michigan dilaporkan harus dirawat di rumah sakit.

Kasus Masih Naik di Michigan dan Ohio

Otoritas kesehatan Michigan melaporkan hingga Rabu waktu setempat ada 992 kasus infeksi cyclospora. Sebagian besar kasus itu berasal dari wilayah tenggara negara bagian tersebut sejak 22 Juni.

Di Ohio, angka kasus juga bertambah. Kabupaten Lucas mencatat 306 kasus, sementara wilayah barat laut Ohio secara keseluruhan sudah melaporkan lebih dari 500 kasus.

WilayahJumlah KasusKeterangan
Michigan992Sekitar 40 pasien dirawat di rumah sakit
Lucas County, Ohio306Kasus terus bertambah
Barat laut OhioLebih dari 500Total laporan wilayah

Apa Itu Cyclospora

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, cyclospora adalah parasit mikroskopis berbentuk bulat yang dapat memicu diare berair selama berminggu-minggu. Gejalanya kerap berupa buang air besar sangat sering dan terkadang bersifat eksplosif.

Penyakit ini umumnya tidak mengancam nyawa dan dapat diobati dengan antibiotik. Wabah cyclospora paling sering muncul pada akhir musim semi hingga musim panas, ketika penularan lebih mudah terjadi melalui makanan atau air yang terkontaminasi tinja.

AP melaporkan bahwa cyclospora lebih jarang ditemukan dibanding bakteri penyebab keracunan makanan seperti salmonella atau Escherichia coli (E. coli). Namun, jumlah wabahnya disebut mulai meningkat dalam sekitar satu dekade terakhir.

Sumber Wabah Belum Teridentifikasi

Kepala Eksekutif Medis Michigan, dr. Natasha Bagdasarian, mengatakan penyelidikan masih berlangsung untuk mencari sumber wabah. Ia menyebut ada indikasi jelas bahwa wabah yang saling berkaitan memang sedang terjadi.

Peneliti penyakit bawaan makanan dari University of Minnesota, Melanie Firestone, menjelaskan bahwa cyclospora sulit dilacak karena banyak pemeriksaan laboratorium untuk keracunan makanan tidak dirancang khusus untuk mendeteksinya. Parasit ini juga tidak dapat dikembangkan di laboratorium, sehingga semakin menyulitkan pembuktian apakah suatu produk pangan menjadi sumber infeksi.

Langkah Pencegahan yang Disarankan

Selama penyelidikan berlangsung, otoritas kesehatan Michigan mengimbau warga yang mengalami diare dan tidak membaik dalam beberapa hari agar segera memeriksakan diri. Warga juga diminta mendiskusikan kemungkinan infeksi cyclospora dengan tenaga medis.

Masyarakat diminta menghindari makanan atau air yang mungkin terkontaminasi, serta mencuci buah dan sayuran segar di bawah air mengalir sebelum dikonsumsi. Meski begitu, cara ini belum tentu menghilangkan seluruh risiko karena parasit dapat menempel kuat pada beberapa jenis bahan pangan.

Michigan juga menyarankan pembeli untuk memilih selada utuh dibanding selada kemasan siap santap, membuang dua hingga tiga lapisan daun terluarnya sebelum dicuci, serta memasak sayuran jika memungkinkan. Hingga kini, sumber pasti wabah masih belum teridentifikasi, sementara kasus di Michigan dan Ohio terus dipantau oleh otoritas kesehatan setempat.

Terkait