Vivo Y500 4G mulai mengarah ke peluncuran yang lebih dekat setelah namanya muncul di daftar perangkat yang didukung Google Play Console. Kemunculan ini membuat versi 4G dari Vivo Y500 5G yang lebih dulu hadir di China kembali jadi sorotan.
Yang menarik, bocoran awal justru memberi kesan bahwa Vivo tidak sekadar menyiapkan varian jaringan yang berbeda. Perangkat ini juga disebut akan membawa Android 16 dan RAM 8GB, dua detail yang cukup menonjol untuk ponsel kelas menengah.
Sinyal dari Google Play Console
Daftar Google Play Console mencantumkan Vivo Y500 sebagai kandidat kuat varian 4G dari model 5G yang sudah lebih dulu meluncur. Entri itu menampilkan beberapa nomor model, yakni V2570, V2584, V2627, V2634, dan V2635.
Banyaknya nomor model diduga berkaitan dengan perbedaan wilayah pemasaran. Namun, basis data tersebut tidak membuka rincian spesifikasi maupun fitur lengkap perangkat.
Kemunculan di Google Play Console biasanya dibaca sebagai tanda bahwa jadwal debut sudah makin dekat. Karena itu, perhatian kini bergeser ke bocoran teknis yang mulai beredar dari sumber lain.
Bocoran mesin dan perangkat lunak
The Tech Outlook membagikan gambar Vivo Y500 4G beserta sejumlah detail hardware. Menurut informasi itu, perangkat ini akan ditenagai chipset octa-core Spreadtrum UM9360 yang disebut sebagai Unisoc T7300.
Konfigurasinya dikabarkan terdiri dari enam inti efisiensi 2,0GHz dan dua inti performa hingga 2,2GHz. Untuk grafis, chipset tersebut disebut dipasangkan dengan ARM Mali-G57 GPU.
Vivo Y500 4G juga dilaporkan membawa RAM 8GB. Detail lain yang ikut mencuri perhatian adalah kemungkinan perangkat ini langsung menjalankan Android 16.
Jika informasi itu tepat, Vivo tampaknya ingin memberi nilai tambah di sisi software meski model ini berjalan di jaringan 4G. Kombinasi Android 16 dan RAM 8GB jelas membuat perangkat ini terdengar lebih modern untuk kelasnya.
Layar datar dan desain yang familier
Di bagian layar, Vivo Y500 4G disebut memakai panel dengan resolusi 1.260 x 2.800 piksel. Kerapatan pikselnya dikabarkan mencapai 440 ppi, yang menandakan tampilan cukup tajam untuk penggunaan harian.
Gambar yang beredar memperlihatkan layar datar dengan lubang kamera di tengah bagian atas. Tombol daya dan pengatur volume terlihat berada di sisi kanan bodi, sementara sisi kiri tampak polos.
Dari sisi visual, pendekatan ini menunjukkan Vivo tidak banyak mengubah formula desainnya. Fokusnya tampak ada pada tampilan yang sederhana, rapi, dan mudah dikenali pengguna.
Dibandingkan dengan Vivo Y500 5G
Kehadiran varian 4G ini juga menarik jika dilihat bersama model 5G-nya. Vivo Y500 5G lebih dulu meluncur di China pada September 2025 dengan harga mulai CNY 1,399 untuk konfigurasi 8GB + 128GB.
Model 5G tersebut membawa layar AMOLED 6,77 inci Full-HD+ dengan resolusi 1.080 x 2.392 piksel. Panelnya juga mendukung refresh rate hingga 120Hz, sehingga posisinya terlihat cukup kompetitif di kelas menengah.
Untuk performa, Vivo Y500 5G memakai chipset MediaTek Dimensity 7300 octa-core 4nm. Ponsel itu dipadukan dengan RAM hingga 12GB dan baterai 8.200mAh.
Dari perbandingan awal itu, Vivo Y500 4G tampak disiapkan sebagai opsi yang lebih sederhana. Perbedaan paling jelas sejauh ini ada pada chipset, batas RAM maksimum, dan dukungan jaringan.
Meski belum ada pengumuman resmi soal harga maupun tanggal peluncuran, rangkaian sinyal yang muncul sudah cukup kuat. Listing Google Play Console dan bocoran spesifikasi membuat debut Vivo Y500 4G terlihat semakin dekat, meski detail finalnya masih menunggu konfirmasi Vivo.
