Nexus Legacy Hadir Gratis di Steam, Nuansa OGame Kini Punya Penerus Baru

Author: Cung Media

Nexus Legacy muncul sebagai pendatang baru yang langsung menarik perhatian pemain strategi di Steam. Game ini masuk Early Access secara gratis dan membawa rasa yang akrab bagi penggemar OGame maupun browser strategy klasik.

Yang membuatnya menonjol bukan hanya status gratisnya, tetapi juga cara game ini membangun persaingan dalam satu universe persisten. Pemain diminta mengelola sumber daya, memperluas kerajaan, lalu membaca pergerakan rival yang tumbuh pada waktu yang sama.

Strategi klasik yang bertumpu pada timing

Nexus Legacy dirancang untuk pemain yang suka menghitung langkah. Seperti OGame, game ini menempatkan timer, pengelolaan planet, dan keputusan menyerang atau bertahan sebagai inti pengalaman.

Pemain memulai dari satu planet, lalu membangun mines, laboratories, shipyards, dan struktur pertahanan. Setelah itu, ekspansi bisa berlanjut ke koloni baru, outpost, dan space station.

Ekspansi memberi lebih banyak sumber daya dan opsi strategi. Namun, semakin luas wilayah yang dimiliki, semakin banyak juga pertahanan yang harus dijaga.

Satu universe bersama, banyak cara bermain

Semua pemain berada dalam dunia online persisten yang sama. Dari situ, setiap keputusan punya konsekuensi langsung karena ada kemungkinan menyerang target yang lebih lemah, membentuk aliansi, atau mengamati langkah lawan sebelum bergerak.

Elemen politik, diplomasi, dan perdagangan juga ikut diberi ruang. Nuansa ini membuat Nexus Legacy tidak hanya terasa seperti penerus browser-based 4X klasik, tetapi juga memiliki sentuhan yang mengingatkan pada EVE Online.

Respon awal cenderung positif

Di Steam, Early Access Nexus Legacy mendapat sambutan yang cukup baik. Dari sekitar 30 ulasan pengguna yang tersedia, 80% di antaranya bernilai positif.

Pemain memuji kedalaman strateginya dan pengaruh kuat dari game strategi browser klasik. Monetisasinya juga dinilai masih tertahan karena belum memberi keuntungan gameplay berbayar.

Masih Early Access, tetapi arah pengembangannya jelas

Nexus Legacy Team menyebut masa Early Access diperkirakan berlangsung sekitar satu tahun. Setelah rilis penuh, game ini juga direncanakan tetap gratis.

Di sisi presentasi, Nexus Legacy tidak mengikuti gaya 4X tradisional seperti Civilization VII atau Stellaris. Game ini lebih banyak mengandalkan menu, gambar, dan teks, dengan animasi yang sangat minim.

Masih ada catatan yang perlu diperhatikan

Salah satu kritik utama datang dari penggunaan artwork hasil AI yang cukup dominan. Selain itu, status kompatibilitas Steam Deck masih tercatat sebagai “Unknown”.

Meski begitu, kombinasi dunia online persisten, ekonomi sumber daya, dan konflik antarpemain membuat Nexus Legacy menonjol di antara game strategi gratis di Steam. Bagi pemain yang ingin kembali merasakan ritme membangun, menunggu, lalu menyerang dalam skala antarbintang, game ini sudah mulai mengumpulkan perhatian sejak masuk Early Access gratis.

Source: www.notebookcheck.net
Terbaru