Digitalisasi Madrasah Mulai Bergerak, Waka Kurikulum MTs Miftahul Ulum Ikut Sosialisasi Jatim

Author: Cung Media

Digitalisasi madrasah di Jawa Timur mulai menunjukkan arah yang lebih konkret setelah MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul ikut dalam Sosialisasi Program Digitalisasi Madrasah Terintegrasi Se-Jawa Timur. Kegiatan ini menempatkan layanan berbasis teknologi sebagai bagian penting dari pengelolaan madrasah yang lebih efektif dan efisien.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Muhammad Ismail, S.Pd., hadir dalam sosialisasi daring yang digelar PT. Geschool Cendekia Mandiri melalui Zoom Meeting pada Kamis (11/6/2026). Pesertanya berasal dari unsur madrasah di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Fokus pada layanan pendidikan digital

Dalam pertemuan itu, peserta mendapat paparan tentang sejumlah layanan digital yang bisa diterapkan di madrasah. Materinya mencakup pengelolaan administrasi, sistem informasi akademik, layanan pembelajaran digital, hingga integrasi data.

Seluruh layanan tersebut diarahkan untuk mendukung transformasi pendidikan berbasis teknologi di lingkungan madrasah. Program ini juga diposisikan sebagai tindak lanjut dari upaya digitalisasi madrasah yang sedang berjalan.

Muhammad Ismail menyambut positif langkah itu karena menilai perkembangan teknologi informasi tidak bisa diabaikan. Ia menyebut madrasah perlu bergerak aktif agar layanan pendidikan yang diberikan tetap relevan dengan kebutuhan saat ini.

“Digitalisasi madrasah merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari pada era saat ini. Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami memperoleh wawasan dan informasi baru terkait pengembangan sistem layanan pendidikan berbasis digital yang dapat mendukung peningkatan mutu pembelajaran dan administrasi madrasah,” ujarnya.

Dukungan dari pimpinan madrasah

Kepala MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul, Husen, S.Pd.I., juga memberi dukungan terhadap langkah digitalisasi yang dinilai mampu memperkuat tata kelola dan layanan pendidikan. Menurutnya, sistem terintegrasi berbasis teknologi bisa mempercepat pelayanan kepada peserta didik, orang tua, dan tenaga pendidik.

Husen juga menyoroti pentingnya akuntabilitas dalam pemanfaatan teknologi digital di madrasah. Ia berharap hasil sosialisasi ini dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pengembangan layanan digital ke depan.

Muhammad Ismail menambahkan bahwa inovasi digital yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut bisa menjadi referensi penting bagi madrasah. Ia menilai layanan yang lebih efektif, efisien, dan mudah diakses akan semakin dibutuhkan oleh seluruh warga madrasah.

Partisipasi MTs Miftahul Ulum 2 Banyuputih Kidul dalam sosialisasi ini menunjukkan komitmen madrasah untuk mengikuti perkembangan teknologi pendidikan. Langkah itu sekaligus memperkuat arah transformasi digital menuju madrasah yang maju, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Source: mtsmu2bakid.sch.id
Terbaru