Vivo dilaporkan belum menentukan kamera telefoto yang akan dipakai pada X500 Ultra, meski perangkat ini disebut mengarah ke sensor beresolusi 200 MP. Keputusan tersebut menjadi penting karena pilihan sensor dapat memengaruhi kemampuan zoom sekaligus ukuran modul kamera belakang.
Alih-alih langsung memilih komponen terbesar, perusahaan disebut masih membandingkan tiga format sensor periskop. Langkah ini menunjukkan Vivo sedang mencari titik temu antara hasil foto jarak jauh, kebutuhan ruang internal, dan rancangan bodi perangkat.
Tiga Format Sensor 200 MP Masuk Pengujian
Pembocor Digital Chat Station melalui unggahan di Weibo menyebut ada tiga opsi sensor periskop telefoto 200 MP yang sedang dievaluasi untuk Vivo X500 Ultra. Ketiganya memakai format optik 1/1,12 inci, 1/1,3 inci, serta 1/1,4 inci.
Format 1/1,12 inci disebut sebagai kandidat yang paling canggih dalam pengujian tersebut. Sementara itu, dua opsi lain dapat dipertimbangkan bila Vivo membutuhkan susunan komponen yang lebih seimbang di dalam perangkat.
| Format Sensor | Resolusi | Status Pengujian |
|---|---|---|
| 1/1,12 inci | 200 MP | Disebut kandidat paling canggih |
| 1/1,3 inci | 200 MP | Opsi untuk keseimbangan penempatan komponen |
| 1/1,4 inci | 200 MP | Opsi untuk keseimbangan penempatan komponen |
Informasi itu juga menegaskan bahwa konfigurasi kamera belakang Vivo X500 Ultra belum final. Komponen yang sedang diuji belum tentu akan dipilih untuk versi produksi massal ketika perangkat tersebut benar-benar diperkenalkan.
Sensor Lebih Besar Bisa Membantu Foto Jarak Jauh
Dalam fotografi ponsel, sensor telefoto berukuran lebih besar secara umum berpotensi menangkap lebih banyak cahaya. Kemampuan itu dapat membantu pengambilan foto dari jarak jauh saat kondisi pencahayaan kurang ideal.
Namun, keuntungan tersebut datang bersama tuntutan ruang yang lebih besar di dalam bodi. Vivo perlu memperhitungkan dimensi modul kamera dan tata letak komponen lain sebelum menetapkan sensor telefoto 200 MP yang digunakan.
Sensor dengan format lebih kecil berpotensi menjadi pilihan kompromi untuk menjaga desain perangkat tetap lebih praktis. Meski demikian, belum ada penjelasan teknis dari Vivo mengenai alasan spesifik di balik perbandingan ketiga format sensor itu.
Arah Zoom Disebut Tidak Lagi Mengandalkan Kamera 10x Khusus
Bocoran terbaru ini berkaitan dengan perubahan strategi zoom yang sebelumnya juga dikaitkan dengan Vivo X500 Ultra. Digital Chat Station sebelumnya menyebut Vivo telah meninggalkan rencana penggunaan kamera periskop khusus dengan zoom 10x.
Sebagai gantinya, Vivo dikabarkan mengembangkan satu kamera periskop 200 MP yang mengandalkan teknologi zoom di dalam sensor. Detail mekanisme teknologi tersebut dan susunan kamera finalnya masih belum diungkap.
Pendekatan ini dapat membuat fokus fotografi jarak jauh Vivo bertumpu pada satu sensor beresolusi tinggi, bukan pada kamera 10x terpisah. Hasil akhirnya akan menentukan seberapa besar modul belakang perangkat dan bagaimana Vivo menyeimbangkan kebutuhan kualitas gambar dengan desain fisik.
Jadwal Peluncuran Masih Jauh
Vivo X500 Ultra disebut belum akan meluncur tahun ini dan diperkirakan baru diperkenalkan pada paruh pertama 2027. Rentang waktu tersebut memberi ruang bagi perubahan pada pilihan sensor telefoto maupun konfigurasi kamera belakangnya.
Untuk saat ini, tiga sensor 200 MP itu masih perlu dipandang sebagai bagian dari tahap pengujian, bukan spesifikasi resmi. Vivo belum mengonfirmasi perangkat keras final, susunan kamera, maupun jadwal peluncuran pasti untuk model Ultra tersebut.
