Vivo TWS 5 Pro hadir dengan pendekatan yang cukup agresif untuk pasar earbud premium. Dua sorotan utamanya langsung mencuri perhatian, yakni peredam bising aktif hingga 60dB dan transmisi audio lossless via Wi-Fi sampai 4,6Mbps.
Kombinasi itu membuat perangkat ini tidak sekadar mengejar kenyamanan harian, tetapi juga pengalaman mendengar yang lebih serius. Vivo tampak ingin menantang TWS kelas atas lewat perpaduan kualitas audio, fitur panggilan, dan daya tahan baterai yang tetap panjang.
Audio yang diposisikan di kelas atas
Di sisi suara, Vivo membekali TWS 5 Pro dengan dukungan audio lossless melalui Wi-Fi hingga 4,6Mbps. Klaim ini ditujukan untuk menghadirkan detail yang lebih kaya, kejernihan lebih baik, dan kompresi yang lebih rendah.
Perangkat ini juga memakai chip Hi-Fi DAC independen dan driver dinamis 11mm dalam konfigurasi hybrid. Susunan tersebut menunjukkan fokus Vivo pada reproduksi suara yang presisi, bukan hanya output yang bertenaga.
Untuk peredaman bising, Vivo menanamkan sistem “Deep Sea Intelligent Noise Cancellation 2.0”. Sistem ini diklaim mampu menekan kebisingan hingga 60dB, angka yang membuatnya terlihat siap bersaing di segmen premium.
Agar tetap andal untuk komunikasi, tersedia empat mikrofon untuk menangkap suara pengguna di lingkungan yang ramai. Fitur ini penting karena banyak pengguna TWS premium juga mengandalkannya untuk panggilan sehari-hari.
Fitur yang dibuat untuk penggunaan harian
Selain audio utama, Vivo menambahkan audio spasial dan adaptive sound. Fitur adaptive sound dirancang menyesuaikan keluaran audio berdasarkan konten yang diputar dan kondisi sekitar.
TWS 5 Pro juga membawa Bluetooth 5.4 dengan dukungan multi-device pairing. Ini memberi fleksibilitas bagi pengguna yang sering berpindah antara beberapa perangkat.
Untuk kebutuhan gim, tersedia mode latensi rendah 42ms. Vivo juga menyediakan EQ yang bisa dikustomisasi serta efek suara DeepX 5.0 untuk pengguna yang ingin mengubah karakter audio sesuai selera.
Dari sisi ketahanan, earbud ini mengantongi sertifikasi IP54 untuk debu dan cipratan air. Perlindungan seperti ini membuatnya lebih aman dipakai dalam mobilitas harian maupun aktivitas luar ruang.
Baterai panjang, bobot ringan
Setiap earbud memiliki bobot 5,5 gram, sehingga Vivo menargetkan kenyamanan untuk pemakaian yang lama. Total daya tahan baterainya diklaim bisa mencapai 50 jam bersama casing pengisi daya saat memakai codec AAC dan ANC dimatikan.
Dalam satu kali pengisian, earbud ini disebut mampu memutar musik sekitar 11 jam pada skenario AAC dengan ANC nonaktif. Jika menggunakan mode Wi-Fi lossless berkualitas lebih tinggi, durasinya turun menjadi sekitar 5 jam dengan ANC tetap dimatikan.
Vivo juga menyertakan pengisian cepat yang cukup praktis untuk pemakaian singkat. Pengisian 5 menit di dalam casing disebut dapat memberi tambahan waktu dengar sekitar 2 jam.
Seperti biasa, durasi nyata sangat bergantung pada volume, fitur ANC, dan codec audio yang dipakai. Karena itu, angka resmi lebih tepat dipahami sebagai hasil pengujian dalam kondisi tertentu.
Warna dan harga
Vivo menawarkan TWS 5 Pro dalam dua warna, yakni Original White dan Silent Black. Pilihan warnanya sederhana, tetapi tetap sesuai dengan positioning premium.
Harga jualnya dimulai dari 999 yuan, lalu turun menjadi 949 yuan pada masa peluncuran awal. Dengan susunan fitur seperti DAC Hi-Fi independen, driver 11mm, audio lossless Wi-Fi 4,6Mbps, dan ANC 60dB, Vivo jelas mengarah ke pengguna yang mencari TWS premium dengan fokus serius pada suara.
Di saat yang sama, fitur empat mikrofon, Bluetooth 5.4, multi-device pairing, mode game 42ms, dan sertifikasi IP54 membuat perangkat ini tetap relevan untuk pemakaian sehari-hari. Vivo TWS 5 Pro pun muncul sebagai opsi yang mencoba menggabungkan kualitas audio tinggi dengan fungsi praktis dalam satu paket.
