vivo memperluas persaingan ponsel di Indonesia lewat dua model baru yang sama-sama ditujukan untuk pengguna aktif, terutama yang mencari performa dan pengalaman bermain gim. Namun, vivo T5 dan vivo T5 Pro 5G tidak dibangun dengan arah yang sama, karena keduanya dipisahkan oleh kelas spesifikasi yang cukup jauh di beberapa sektor penting.
Perbedaan paling terasa ada pada fokus penggunaan. vivo T5 Pro 5G tampil sebagai model yang lebih lengkap untuk mengejar performa, layar, dan pengisian daya cepat, sedangkan vivo T5 mengambil jalur berbeda dengan mengutamakan baterai besar serta ketahanan fisik yang lebih kuat.
Performa jadi pembeda utama
Pada bagian dapur pacu, vivo T5 Pro 5G memakai MediaTek Dimensity 7400 Turbo dengan dukungan jaringan 5G. Chipset ini dirancang untuk multitasking berat dan aktivitas yang membutuhkan respons tinggi, termasuk gim dengan tuntutan performa lebih serius.
vivo T5 berada satu tingkat di bawah karena menggunakan Snapdragon 6s Gen 2 dan masih terbatas pada konektivitas 4G. Posisi ini membuat model reguler lebih cocok untuk penggunaan harian yang stabil, tetapi tidak seagresif varian Pro saat menghadapi beban kerja berat.
Layar besar, tetapi dengan karakter berbeda
vivo T5 Pro 5G membawa layar AMOLED 6,77 inci dengan refresh rate 120Hz. Panel ini juga diklaim mampu mencapai tingkat kecerahan hingga 3.000 nits, serta sudah terintegrasi dengan pemindai sidik jari di bawah layar.
vivo T5 memakai panel IPS LCD 6,75 inci dengan resolusi HD+. Meski kelas layarnya lebih sederhana, model ini justru menonjol di sisi proteksi fisik karena mengantongi sertifikasi IP68, IP69, dan IP69+.
Kamera utama sama, konfigurasi belakang berbeda
Di sektor fotografi, kedua perangkat sama-sama dibekali kamera utama 50MP. Artinya, kebutuhan foto dasar pada keduanya masih berada di jalur yang serupa.
Perbedaannya muncul pada kamera pendamping. vivo T5 Pro 5G mendapat kamera ultrawide 8MP, sedangkan vivo T5 hanya menggunakan sensor bokeh 2MP. Susunan ini membuat model Pro lebih fleksibel untuk menangkap sudut pandang yang lebih luas.
Memori dan penyimpanan ikut membedakan kelas
vivo T5 Pro 5G menggunakan RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 3.1. Kombinasi ini biasanya memberi respons yang lebih cepat saat membuka aplikasi, menjalankan banyak tugas, atau berpindah antargim.
vivo T5 hadir dengan RAM LPDDR4X dan penyimpanan UFS 2.2. Meski lebih sederhana, model ini disebut menawarkan opsi kapasitas yang lebih bervariasi sehingga bisa menjangkau lebih banyak kebutuhan dan pilihan anggaran.
Baterai besar atau isi daya lebih cepat
Bagian daya menjadi daya tarik penting dari vivo T5. Ponsel ini dibekali baterai 7.200 mAh dan pengisian cepat 44W, sehingga lebih menonjol untuk pengguna yang ingin durasi pakai panjang.
vivo T5 Pro 5G memilih pendekatan berbeda dengan baterai 6.500 mAh, tetapi didukung fast charging 90W. Model ini lebih cocok bagi pengguna yang ingin waktu pengisian lebih singkat meski kapasitas baterainya tidak sebesar varian standar.
Harga resmi di Indonesia
| Model | Harga resmi | Harga promo |
|---|---|---|
| vivo T5 Pro 5G varian terendah | Rp 4.599.000 | Rp 4.099.000 |
| vivo T5 Pro 5G varian tertinggi | Rp 5.199.000 | Rp 4.699.000 |
| vivo T5 varian terendah | Rp 3.199.000 | Rp 2.849.000 |
| vivo T5 varian tertinggi | Rp 4.399.000 | Rp 3.999.000 |
Selisih fitur dan harga membuat keduanya menyasar kebutuhan yang berbeda. vivo T5 Pro 5G lebih kuat di performa, layar, dan kecepatan isi daya, sementara vivo T5 lebih menarik bagi pengguna yang memprioritaskan baterai besar dan ketahanan bodi yang lebih tinggi.
