Venezuela masih berada dalam situasi rawan setelah dua gempa besar magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang wilayah itu pada Rabu (24/6). Hingga Jumat (26/6), rangkaian guncangan lanjutan terus tercatat dan jumlah aktivitas seismik sudah mencapai 302 peristiwa.
Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, menyebut 300 di antaranya merupakan gempa susulan. Ia menjelaskan pencatatan itu dimulai sejak pukul 18:03 pada 24 Juni, dan pergerakan tanah masih terdeteksi di sepanjang garis patahan utama di negara tersebut.
Dampak korban dan kerusakan meluas
Beban terbesar dari rangkaian gempa ini terlihat pada jumlah korban dan kerusakan bangunan. Data resmi terbaru menunjukkan korban tewas meningkat menjadi 920 orang, sementara 3.360 orang mengalami luka-luka akibat reruntuhan bangunan dan berbagai insiden lain saat guncangan terjadi.
Kerusakan infrastruktur juga dilaporkan luas di sejumlah wilayah terdampak. Hampir 400 bangunan tempat tinggal hancur total, sedangkan beberapa rumah sakit dan fasilitas umum mengalami kerusakan berat.
Otoritas setempat juga menutup sementara bandara utama negara itu demi memastikan keamanan operasional. Langkah ini menambah gangguan terhadap layanan publik yang sudah tertekan sejak gempa utama mengguncang kawasan tersebut.
Aktivitas seismik terkonsentrasi di tiga patahan
Rodriguez menyebut gempa susulan terkonsentrasi di sepanjang tiga garis patahan geologis utama di Venezuela. Kondisi itu membuat pemantauan terus dilakukan karena potensi guncangan lanjutan masih terbuka.
Pemerintah meminta warga tetap tenang dan hanya mengikuti instruksi resmi. Imbauan itu disampaikan di tengah upaya penyelamatan yang masih berjalan di banyak titik terdampak.
Hoaks menyulitkan tim penyelamat
Pemerintah Venezuela juga menyoroti penyebaran informasi palsu yang ikut mengganggu penanganan bencana. Salah satu isu yang beredar adalah ancaman tsunami, padahal informasi tersebut tidak terbukti.
Rodriguez menegaskan hoaks semacam itu justru menyulitkan tim penyelamat di lapangan. Di saat yang sama, petugas masih terus menyisir puing-puing untuk mencari korban yang kemungkinan masih tertimbun reruntuhan.
Bantuan dari luar negeri mulai masuk
Perhatian internasional mulai mengalir setelah bencana ini memicu kepedulian luas. Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan belasungkawa atas tragedi tersebut dan menyatakan kesiapan Moskow untuk mengirim bantuan kemanusiaan serta teknis ke Caracas.
Situasi di Venezuela masih dinamis karena gempa susulan belum sepenuhnya berhenti. Otoritas terus memantau pergerakan seismik sambil memprioritaskan evakuasi, pencarian korban, dan pemulihan layanan di wilayah yang terdampak paling berat.
