Veda Ega Pratama dan Mario Aji bersiap menghadapi fase yang sangat menentukan dalam musim mereka bersama Honda Team Asia. Keduanya akan menjalani tur Eropa pada Mei 2026 dengan target yang sama, yakni mengumpulkan poin maksimal dari tiga seri beruntun.
Rangkaian itu dimulai di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Prancis, pada pekan depan. Setelah itu, mereka akan melanjutkan balapan ke GP Catalunya di Spanyol pada pertengahan bulan, lalu menutupnya di Sirkuit Mugello, Italia, pada akhir Mei.
Misi besar di tengah persaingan yang rapat
Tur Eropa ini datang pada momen krusial karena selisih poin di klasemen sementara disebut sangat tipis. Dalam situasi seperti ini, setiap hasil balapan bisa langsung memengaruhi posisi Veda dan Mario di tabel persaingan.
Kondisi itu membuat tiga seri beruntun ini terasa lebih dari sekadar agenda rutin kalender. Honda Team Asia melihat rangkaian di Eropa sebagai peluang penting untuk mendongkrak perolehan angka kedua pembalap Indonesia tersebut.
Le Mans jadi pintu awal perburuan poin
Le Mans akan menjadi titik awal misi mereka dalam jadwal yang padat. Trek ikonik di Prancis ini membuka kesempatan untuk membangun momentum sejak awal sebelum menghadapi dua lintasan lain yang juga tidak mudah.
Dengan jarak waktu yang rapat antarseri, konsistensi menjadi faktor yang sangat penting. Hasil bagus di Le Mans bisa memberi dorongan besar untuk menghadapi Catalunya dan Mugello dengan tekanan yang lebih terkontrol.
Veda membawa modal kuat di Mugello
Veda Ega Pratama datang ke tur ini dengan bekal yang menonjol, terutama untuk seri penutup di Italia. Ia pernah menjuarai dua balapan sekaligus di Sirkuit Mugello saat masih tampil di Red Bull MotoGP Rookies Cup pada musim 2025.
Catatan itu memberi keuntungan tersendiri ketika rombongan balap kembali ke Mugello pada akhir Mei. Pengalaman menang di lintasan yang sama dapat membantu Veda membaca ritme trek dan mengenali karakter lintasan dengan lebih baik.
Mario mengandalkan pengalaman lintas kelas
Mario Aji juga memiliki modal yang tidak kalah penting untuk menghadapi tiga seri Eropa tersebut. Ia sudah cukup familiar dengan aspal di Prancis, Spanyol, dan Italia sejak tampil di kelas junior hingga naik ke Moto2.
Pengalaman itu memberi keuntungan teknis saat membaca lintasan dan mengelola balapan. Di Moto2 2024, Mario juga sempat menunjukkan kemampuan kompetitif di barisan poin saat balapan di Catalunya dan Mugello.
Performa motor dan konsistensi jadi kunci
Honda Team Asia kini menaruh perhatian besar pada performa motor dan konsistensi di tiap akhir pekan balapan. Dengan jadwal yang singkat dan padat, kesalahan kecil bisa langsung berdampak pada peluang meraih poin.
Karena itu, Veda dan Mario harus tampil efektif sejak sesi awal hingga balapan utama. Tiga seri di Le Mans, Catalunya, dan Mugello akan sangat menentukan arah persaingan mereka sepanjang bulan ini.







