Usai Anjlok Rp 32 Ribu, Harga Emas Antam Bertahan di Rp 2,738 Juta per Gram

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) bertahan di level Rp 2,738 juta per gram pada perdagangan Minggu, 7 Juni 2026. Setelah sehari sebelumnya anjlok Rp 32.000 per gram, pasar emas Antam belum menunjukkan pemulihan dan masih bergerak stabil di level yang sama.

Kondisi serupa juga terlihat pada harga buyback atau pembelian kembali yang tetap berada di Rp 2,531 juta per gram. Dengan begitu, awal pekan dibuka tanpa perubahan harga jual maupun buyback, meski tekanan pada pergerakan emas masih terasa dalam sepekan terakhir.

Harga hari ini masih mengacu pada level kemarin

Berdasarkan laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam pagi ini tercatat sama seperti perdagangan sebelumnya. Untuk pecahan 0,5 gram, harganya berada di Rp 1.419.000, sementara emas 1 gram dijual Rp 2.738.000.

Daftar harga pecahan lain juga menunjukkan posisi yang seragam di seluruh lini gramasi. Emas 2 gram dibanderol Rp 5.416.000, sedangkan 3 gram dijual Rp 8.099.000.

Untuk pecahan yang lebih besar, harga emas Antam tercatat Rp 13.465.000 untuk 5 gram dan Rp 26.875.000 untuk 10 gram. Adapun pecahan 25 gram berada di level Rp 67.062.000 dan 50 gram dijual Rp 134.045.000.

Rincian gramasi lengkap di Logam Mulia

Di atas 50 gram, harga emas Antam terus meningkat seiring ukuran. Pecahan 100 gram dipatok Rp 268.012.000, sedangkan 250 gram berada di Rp 669.765.000.

Untuk ukuran 500 gram, harga tercatat Rp 1.339.320.000. Sementara itu, emas 1.000 gram atau 1 kilogram dibanderol Rp 2.678.600.000.

Harga-harga tersebut menunjukkan bahwa tidak ada pergerakan baru pada perdagangan hari ini. Pasar cenderung menunggu arah berikutnya setelah koreksi tajam pada sesi sebelumnya.

Pelemahan sepekan masih terasa

Meski hari ini stabil, kinerja harga emas Antam dalam sepekan terakhir masih berada di zona merah. Dalam periode perdagangan 1–7 Juni 2026, harga emas turun Rp 61.000 per gram dari Rp 2,799 juta menjadi Rp 2,738 juta per gram.

Secara persentase, pelemahan itu setara sekitar 2,18%. Penurunan tersebut memperlihatkan bahwa tekanan harga dari koreksi sebelumnya masih membayangi pergerakan emas batangan Antam.

Anjloknya harga pada perdagangan Sabtu disebut menjadi faktor utama yang memengaruhi posisi emas Antam di akhir pekan. Karena itu, stabilnya harga hari ini lebih mencerminkan jeda setelah tekanan, bukan tanda pemulihan yang kuat.

Masih jauh dari rekor tertinggi

Di tengah stabilisasi harga saat ini, level emas Antam masih berada di bawah rekor tertinggi yang pernah dicapai. Puncak harga itu tercatat pada Kamis, 29 Januari 2026, ketika emas Antam sempat menyentuh Rp 3,168 juta per gram.

Selisih dengan rekor tersebut menegaskan bahwa pasar masih bergerak di rentang yang cukup lebar. Dengan harga jual dan buyback yang sama-sama tidak berubah, pelaku pasar kemungkinan masih akan mencermati arah berikutnya pada perdagangan selanjutnya.

Source: www.beritasatu.com

Terkait