Tuas Gigi Bugatti Mistral Ini Lebih Mahal Dari Mobil Bekas, Detailnya Bikin Terpaku

Bugatti Mistral satu ini langsung mencuri perhatian bukan karena mesin atau kecepatannya, melainkan karena satu detail kecil yang justru terasa paling mahal: tuas pemilih gigi di kabinnya. Pada mobil pesanan khusus seperti ini, komponen fungsional berubah menjadi karya seni yang pengerjaannya nyaris tanpa kompromi.

W16 Mistral tersebut dibuat melalui program personalisasi Sur Mesure dan dipesan oleh pengusaha sekaligus penulis Argentina, Alejandro G. Roemmers. Bugatti menamai unit ini Le Retour du Jeune Prince atau The Return of the Young Prince, yang terhubung dengan salah satu buku milik Roemmers.

Eksterior tembaga yang jarang dipakai Bugatti

Bugatti memang jarang menggunakan tembaga, dan itu membuat tampilan mobil ini terasa sangat berbeda sejak pandangan pertama. Warna bodinya memadukan tembaga mengilap dengan aksen perunggu, sehingga dari satu sudut terlihat cokelat dan dari sudut lain tampak oranye berkilau.

Di bagian depan, Bugatti membuat grille tapal kuda khusus dengan bilah vertikal hitam. Tepi luar logo Bugatti diberi trim emas, sementara bodi dihiasi ratusan bintang perak yang membentang di pintu, sisi belakang, hingga sayap belakang.

Penutup mesin juga mendapat panel serat karbon berwarna oranye gelap. Kombinasi itu membuat eksteriornya terasa jauh dari livery Bugatti yang lebih umum dan memberi kesan yang lebih artistik.

Kabin dibuat seperti ruang pamer mini

Bagian dalamnya tidak kalah unik dari luar. Kabin dibalut dua warna kulit yang disebut Terre d’Or dan Driftwood, dan keduanya dipakai di kursi, konsol tengah, panel pintu, dasbor, serta setir.

Sandaran kepala mendapat bordir bintang perak untuk menguatkan tema visual yang dipilih. Sentuhan ini juga selaras dengan nuansa puitis bulan yang dikaitkan dengan judul pesanan mobil tersebut.

Namun pusat perhatian tetap ada pada tuas pemilih gigi. Komponen itu ditempatkan di dalam kotak kaca dan menampilkan detail mawar berbahan perak yang dibuat berdasarkan pemindaian 3D dari bunga asli.

Detail kecil yang nilainya bisa melonjak jauh

Di mobil biasa, shifter hanya berfungsi sebagai pengatur perpindahan gigi. Di Bugatti ini, shifter menjadi objek seni kecil dengan tingkat detail yang sangat tinggi.

Itulah sebabnya komponen sekecil itu disebut mungkin bernilai setara, atau bahkan lebih mahal, daripada sebuah hatchback bekas. Nilai seperti ini tidak hanya berasal dari bahan yang dipakai, tetapi juga dari proses pengerjaan yang sangat spesifik.

Personalisasi ekstrem jadi identitas utama

W16 Mistral ini memperlihatkan bagaimana Bugatti menempatkan personalisasi sebagai bagian penting dari identitas produknya. Dari warna bodi, grille, aksen logo, sampai pola bintang di eksterior dan interior, semuanya disusun untuk menciptakan satu unit yang benar-benar unik.

Hasil akhirnya adalah hypercar atap terbuka yang tetap terlihat tertata, halus, dan mewah meski memakai warna yang tidak lazim untuk Bugatti. Dalam kasus ini, tembaga bukan sekadar pilihan warna, melainkan titik awal dari sebuah mobil pesanan tingkat tertinggi yang detail terkecilnya pun dibuat untuk memikat perhatian.

Source: www.carscoops.com

Baca Juga

Back to top button