
TSMC mencatat pertumbuhan pendapatan bulanan paling lambat dalam enam bulan terakhir pada April 2026, meski pasar chip kecerdasan buatan masih panas. Laju pendapatan itu naik 17,5 persen secara tahunan menjadi NT$410,7 miliar atau sekitar US$13,1 miliar, tetapi tetap memicu perhatian karena berada di bawah ekspektasi banyak pelaku pasar.
Perlambatan ini memperlihatkan tekanan yang datang dari sisi permintaan konsumen. TSMC, pemasok chip utama bagi Nvidia dan AMD, mulai merasakan pelemahan dari sektor elektronik konsumen global, terutama pada ponsel pintar dan komputer pribadi.
Tekanan dari konsumen masih terasa
Bisnis semikonduktor memang kerap bergerak dalam siklus pendek, sehingga fluktuasi pendapatan bulanan bukan hal baru. Namun, hasil April menjadi sorotan karena muncul saat kebutuhan komponen untuk AI justru sedang tinggi.
Kondisi itu menunjukkan adanya perbedaan arah di dua pasar besar. Permintaan chip AI masih menguat, sementara konsumsi perangkat elektronik tradisional belum pulih sepenuhnya.
Ekspektasi pasar terlanjur tinggi
Sebelum data April dirilis, analis memperkirakan pertumbuhan TSMC akan jauh lebih agresif. Rata-rata proyeksi menyebut pendapatan kuartal Juni perusahaan itu seharusnya mampu tumbuh hingga 35 persen.
Proyeksi tersebut hampir dua kali lipat dari realisasi pertumbuhan pendapatan April. Selisih itu menegaskan bahwa pasar masih memandang TSMC sebagai pemain kunci dalam rantai pasok chip global.
Belanja AI besar, tapi dampaknya belum merata
Perlambatan TSMC terjadi di tengah lonjakan investasi global untuk kebutuhan AI yang mencapai level tertinggi sepanjang sejarah. Alphabet, Amazon.com, Meta Platforms, dan Microsoft dilaporkan telah mengalokasikan investasi pengembangan AI dengan total nilai US$725 miliar pada 2026.
Besarnya belanja itu belum sepenuhnya mengangkat seluruh bisnis TSMC. Permintaan dari sektor elektronik konsumen tradisional yang masih lemah membuat pertumbuhan dari segmen AI belum cukup cepat untuk mendorong pendapatan lebih tinggi.
Posisi penting di tengah dua tren industri
Kondisi ini menempatkan TSMC di tengah perubahan besar industri semikonduktor. Di satu sisi, permintaan chip untuk AI terus naik, tetapi di sisi lain pasar perangkat konsumen masih lesu.
Bagi investor, data April memberi sinyal bahwa pertumbuhan TSMC masih solid, tetapi kecepatannya mulai melambat. Pasar kini menunggu apakah dorongan dari AI mampu menutup pelemahan konsumsi elektronik dalam periode berikutnya.





