Langkah cepat TNI dan Polri membersihkan jalanan seusai unjuk rasa di Jakarta Pusat menjadi sorotan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Aksi bersama petugas kebersihan itu menunjukkan bagaimana ruang publik bisa dipulihkan segera setelah massa bubar.
Melalui unggahan resmi Sekretariat Kabinet di Instagram, Teddy memberi apresiasi atas kerja gotong royong tersebut. Pesannya menegaskan bahwa jalanan dan fasilitas umum perlu kembali siap dipakai warga pada pagi hari berikutnya.
Gotong royong di lokasi aksi
Dalam video yang dibagikan, personel TNI dan Polri tampak bergerak bersama petugas kebersihan di sejumlah titik lokasi aksi. Mereka mengumpulkan sampah, membersihkan sisa material, dan merapikan area jalan yang sebelumnya dipakai untuk penyampaian aspirasi masyarakat.
Pekerjaan itu tidak berhenti pada permukaan jalan saja. Sejumlah petugas juga terlihat mengangkut tumpukan sampah agar kawasan sekitar bisa kembali digunakan tanpa hambatan oleh warga.
Pembersihan berlangsung sejak malam
Keterangan video menyebut kegiatan bersih-bersih berlangsung sejak Jumat malam hingga Sabtu dini hari. Pola kerja ini memperlihatkan penanganan cepat setelah aksi berakhir, sehingga kondisi lingkungan tidak dibiarkan lama dalam keadaan penuh sisa aktivitas massa.
Koordinasi antara aparat keamanan dan petugas kebersihan juga terlihat jelas dalam proses tersebut. Upaya itu membantu memastikan ruang publik pulih sebelum aktivitas masyarakat dimulai pada pagi hari.
Pesan soal ruang bersama
Teddy menekankan bahwa setelah pengawalan penyampaian aspirasi di jalan umum, area tersebut harus segera disiapkan kembali untuk warga. Penekanan itu menempatkan pengamanan aksi dan pemulihan fasilitas umum sebagai dua hal yang berjalan beriringan.
Unggahan itu juga memperlihatkan semangat gotong royong dalam menjaga fasilitas bersama tetap bersih, tertib, dan nyaman. Dalam konteks itu, kebersihan kawasan publik dipandang sebagai tanggung jawab kolektif agar aktivitas masyarakat tidak terganggu.
Selain mendukung keamanan selama aksi berlangsung, TNI dan Polri ikut membantu memulihkan lingkungan setelahnya. Hasilnya, jalanan dan fasilitas publik di kawasan tersebut bisa kembali fungsional bagi masyarakat tanpa menunggu lama.
Source: www.beritasatu.com






