Logitech Mobi Fold, Mouse Lipat yang Bikin Mouse Akhirnya Enak Dibawa

Logitech mencoba menjawab satu masalah yang lama dikeluhkan pengguna mobile: mouse yang nyaman dipakai sering terlalu merepotkan untuk dibawa. Lewat Mobi Fold, perusahaan itu memperkenalkan mouse lipat pertamanya untuk pekerja yang sering berpindah dari bandara ke kafe atau dari meja kerja ke ruang publik.

Di tengah pola kerja yang makin fleksibel, perangkat input yang ringkas jadi makin relevan. Logitech melihat banyak orang sebenarnya masih ingin memakai mouse konvensional, tetapi ukuran dan bentuknya sering membuat perangkat itu tertinggal di rumah.

Desain lipat jadi pembeda utama

Mobi Fold mengandalkan mekanisme lipat yang membuat bodinya jauh lebih ringkas saat tidak dipakai. Dalam kondisi terlipat, mouse ini cukup kecil untuk masuk ke saku atau tas kecil.

Saat dibuka, bentuknya kembali menjadi mouse penuh yang siap dipakai untuk bekerja lebih lama. Logitech menyebut desain ini dapat membantu mengurangi ketegangan otot hingga 22 persen dibandingkan penggunaan trackpad laptop.

Joseph Mingori, VP dan General Manager Logitech, mengatakan banyak orang meninggalkan mouse bukan karena tidak ingin memakainya, melainkan karena repot dibawa. Menurutnya, Mobi Fold dibuat untuk menghadirkan transisi yang lebih mulus antara meja kerja dan mobilitas.

Fitur yang diarahkan ke produktivitas harian

Selain ringkas, Mobi Fold juga disiapkan untuk mendukung ritme kerja cepat. Mouse ini bisa menyala otomatis saat dibuka dan mati saat dilipat, sehingga pengguna tidak perlu banyak mengatur sebelum mulai bekerja.

Untuk navigasi, Logitech membekalinya dengan Adaptive Touch Scrolling. Fitur ini memungkinkan pengguna berpindah antara navigasi presisi dan scrolling cepat, terutama saat mengelola spreadsheet atau dokumen panjang.

Ada juga dua tombol yang bisa dipersonalisasi lewat aplikasi Logi Options+. Pengguna dapat mengaturnya untuk pintasan seperti berpindah aplikasi atau mengambil tangkapan layar secara instan.

Terhubung ke banyak perangkat

Di sisi konektivitas, Mobi Fold mendukung hingga tiga perangkat sekaligus lewat Bluetooth. Mouse ini juga kompatibel dengan Windows, macOS, ChromeOS, Android, iPadOS, dan Linux.

Kemampuan itu memberi keleluasaan bagi pengguna yang berganti antara laptop, tablet, dan smartphone. Logitech juga menyematkan teknologi quiet-clicks agar klik terdengar lebih senyap saat dipakai di perpustakaan, ruang tunggu, atau kafe.

Dirancang tahan lama dan hemat daya

Meski bentuknya kecil, Logitech menekankan bahwa Mobi Fold tetap disiapkan untuk pemakaian jangka panjang. Mouse ini telah melalui uji jatuh, memakai pelindung silikon tahan debu, dan menggunakan engsel internal yang diklaim mampu bertahan hingga 15 tahun penggunaan harian.

Di sektor daya, Logitech membekalinya dengan pengisian cepat. Satu menit pengisian disebut cukup untuk hingga 22 jam penggunaan, sedangkan baterai penuh dapat bertahan hingga 30 hari.

Mobi Fold juga menjadi perangkat input Logitech pertama yang mengantongi sertifikasi Fast Pair untuk pengguna Google. Sertifikasi ini mempercepat proses koneksi dengan perangkat yang kompatibel.

Masuk Indonesia mulai Juni 2026

Untuk pasar Indonesia, Mobi Fold hadir dalam dua warna, Graphite dan Off-White. Logitech menyiapkannya untuk pengguna yang menyukai tampilan profesional maupun minimalis.

Perangkat ini juga dibuat dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan. Sejumlah komponennya memanfaatkan plastik daur ulang pascakonsumen dan material logam tanah jarang daur ulang.

Mobi Fold akan tersedia di Indonesia mulai Juni 2026 melalui toko resmi Logitech secara online dan offline. Harga jualnya ditetapkan Rp1.509.000.

Source: www.idntimes.com

Terkait