Perampokan senilai US$600 juta menjadi pusat ketegangan dalam The Hurricane Heist, ketika badai kategori lima menghantam Gulfport, Alabama. Kekacauan cuaca dimanfaatkan sekelompok penjahat untuk menerobos fasilitas penyimpanan uang Bank Sentral Amerika Serikat.
Film aksi rilisan 2018 ini dijadwalkan hadir di Bioskop Trans TV pada Rabu, 22 Juli 2026, pukul 20.00 WIB. Ceritanya menggabungkan ancaman bencana alam, konflik keluarga, pengkhianatan, dan upaya menghentikan pencurian di tengah situasi darurat.
Jadwal Film Malam Ini
Penayangan The Hurricane Heist membuka slot film malam di Trans TV. Setelah film tersebut, Arsenal akan ditayangkan pada pukul 22.00 WIB.
| Program | Waktu Tayang |
|---|---|
| The Hurricane Heist | 20.00 WIB |
| Arsenal | 22.00 WIB |
Ancaman badai dalam film ini bukan sekadar latar untuk adegan aksi. Badai Tammy menciptakan kondisi yang membuat akses, komunikasi, dan keamanan fasilitas menjadi semakin sulit dikendalikan.
Di saat yang sama, badai itu membangkitkan trauma lama bagi Will dan Breeze Rutledge. Dua bersaudara tersebut pernah mengalami badai Andrew berkategori lima yang menerjang Gulfport pada 1992 dan merenggut ayah mereka.
Trauma Lama Kembali ke Gulfport
Pada 2018, Will telah bekerja sebagai ahli meteorologi di Badan Penanganan Cuaca Amerika Serikat. Sementara Breeze menjalani pekerjaan sebagai staf pemeliharaan di fasilitas penyimpanan uang Bank Sentral.
Casey Corbyn kemudian memanggil Will, Breeze, dan Randy Moreno untuk memperbaiki generator di fasilitas tersebut. Tugas teknis itu berubah menjadi berbahaya ketika kelompok perampok mulai menembus sistem keamanan gedung.
Connor Perkins memimpin rencana pencurian dengan target uang US$600 juta yang tersimpan di brankas berkeamanan tinggi. Ia memanfaatkan situasi badai untuk menyandera Moreno, yang sedang bertugas seorang diri.
Perkins tidak bekerja sendirian dalam aksinya. Ia melibatkan Sasha Dietrich dan Frears, dua peretas komputer yang membantu kelompok tersebut menjalankan rencana pembobolan.
Hambatan muncul karena Casey telah mengganti kode brankas sebelum para penjahat dapat membuka penyimpanan uang itu. Perubahan tersebut membuat Casey menjadi target pengejaran, saat ia berada bersama Breeze di dalam fasilitas.
Tokoh yang Terjebak di Tengah Perampokan
| Tokoh | Pemeran | Peran |
|---|---|---|
| Will Rutledge | Toby Kebbell | Ahli meteorologi |
| Breeze Rutledge | Ryan Kwanten | Staf pemeliharaan Bank Sentral |
| Casey Corbyn | Maggie Grace | Petugas yang mengubah kode brankas |
| Connor Perkins | Ralph Ineson | Pemimpin perampokan |
Will datang untuk menolong Casey dan Breeze ketika kendali fasilitas mulai diperebutkan. Situasi menjadi lebih rumit setelah Sheriff Jimmy Dixon, yang awalnya dianggap berada di pihak mereka, ternyata berkhianat.
Will dan Casey lalu terlibat baku tembak dengan Dixon sambil berupaya membebaskan Breeze dari kelompok Perkins. CNN Indonesia menyebut konflik ini menjadi inti perjuangan mereka untuk menggagalkan pencurian ketika Gulfport diterjang cuaca ekstrem.
Ketegangan film bertumpu pada perlombaan melawan dua ancaman sekaligus, yaitu para perampok dan badai yang terus memburuk. Setiap upaya keluar dari fasilitas atau menghentikan pencurian dibayangi risiko kondisi alam yang tidak menentu.
Film Aksi Garapan Rob Cohen
The Hurricane Heist disutradarai Rob Cohen dari naskah yang ditulis Jeff Dixon dan Scott Windhauser. Cohen sebelumnya dikenal melalui penyutradaraan The Fast and the Furious pada 2001, The Mummy pada 2008, serta The Boy Next Door pada 2015.
Selain Toby Kebbell, Maggie Grace, Ryan Kwanten, dan Ralph Ineson, film ini turut dibintangi Christian Contreras, Melissa Bolona, Ed Birch, dan Ben Cross. Saat dirilis pada 2018, film tersebut membukukan pemasukan global sebesar US$32 juta.
Penayangan pukul 20.00 WIB memberi penonton kesempatan mengikuti kisah Will, Breeze, dan Casey sebelum slot malam berlanjut ke Arsenal. Konflik pencurian US$600 juta dan badai kategori lima menjadi dua tekanan utama yang menggerakkan cerita film ini.
