Biaya penggantian baterai masih menjadi kekhawatiran besar bagi calon pembeli kendaraan berlistrik. Mitsubishi mencoba memberi rasa aman lebih panjang melalui garansi baterai hingga 10 tahun atau 200.000 kilometer untuk Xforce HEV di Indonesia.
Perlindungan itu melampaui masa garansi kendaraan secara keseluruhan yang berlaku tiga tahun atau 100.000 km. Artinya, komponen penyimpan energi pada SUV hybrid ini tetap mendapat jaminan setelah perlindungan kendaraan utama berakhir.
Garansi panjang menjadi penting karena baterai merupakan salah satu komponen vital pada mobil hybrid, plug-in hybrid, dan kendaraan listrik murni. Kerusakan pada bagian ini berpotensi menjadi perhatian pemilik karena biaya perbaikannya relatif tinggi.
Perlindungan Baterai hingga 200.000 Km
PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) memberikan jaminan baterai Xforce HEV selama 10 tahun atau hingga 200.000 km, bergantung mana yang tercapai lebih dahulu. Durasi tersebut disebut lebih panjang dibandingkan rata-rata garansi delapan tahun yang ditawarkan sejumlah kompetitor Jepang maupun China.
Director of Product Service and Branding Strategy Division MMKSI, Kazuto Azuma, menyampaikan kepastian perlindungan tersebut saat ditemui di Karawang, Jawa Barat. “Untuk Mitsubishi Xforce ini, kami memberikan garansi baterai hingga 10 tahun,” ujar Azuma.
MMKSI belum menjelaskan estimasi biaya perbaikan apabila baterai mengalami kerusakan setelah masa garansi berakhir. Namun, Azuma memastikan biaya perbaikan baterai Mitsubishi Xforce HEV akan tetap terjangkau bagi konsumen.
Selain jaminan baterai, pemilik juga memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan baterai tanpa biaya. Battery health check gratis ini berlaku selama lima tahun atau sampai 100.000 km.
| Layanan | Masa Berlaku | Batas Jarak Tempuh |
|---|---|---|
| Garansi baterai | 10 tahun | 200.000 km |
| Battery health check gratis | 5 tahun | 100.000 km |
| Garansi kendaraan | 3 tahun | 100.000 km |
| Servis dan suku cadang gratis | 4 tahun | 50.000 km |
| Emergency Roadside Assistance | 3 tahun | – |
Paket Purnajual Melengkapi Garansi Utama
Jaminan baterai bukan satu-satunya layanan yang disiapkan untuk pemilik Xforce HEV. Paket purnajualnya juga mencakup garansi kendaraan, servis berkala dan suku cadang gratis, serta Emergency Roadside Assistance.
Servis dan suku cadang gratis diberikan selama empat tahun atau 50.000 km. Sementara itu, layanan bantuan darurat berlaku selama tiga tahun tanpa batas jarak tempuh yang dicantumkan dalam paket tersebut.
Skema ini membuat masa perlindungan setiap komponen tidak sama. Baterai menjadi bagian dengan durasi dan batas jarak tempuh paling panjang, sedangkan layanan pemeriksaan kondisinya tersedia hingga setengah dari masa garansi baterai.
Sistem Hybrid untuk Mobilitas Perkotaan
Mitsubishi Xforce HEV menggunakan mesin bensin 1.600 cc MIVEC Atkinson Cycle berkode 4A92. Mesin tersebut dipadukan dengan motor listrik dalam konfigurasi series-parallel hybrid.
Motor listriknya menghasilkan tenaga 116 PS dan torsi puncak 255 Nm. Sistem hybrid itu didukung baterai lithium-ion berkapasitas 1,1 kWh.
Kombinasi mesin bensin dan motor listrik dirancang untuk menghadirkan akselerasi yang responsif sekaligus membantu efisiensi bahan bakar. Karakter tersebut ditujukan bagi kebutuhan mobilitas di kawasan perkotaan yang padat.
Varian hybrid ini melengkapi jajaran Xforce yang sebelumnya tersedia dengan mesin bensin konvensional. MMKSI memastikan model Xforce bermesin bensin murni tetap dipasarkan di Indonesia.
Harga Perkenalan untuk Jabodetabek
Untuk pasar Indonesia, Xforce HEV dibanderol Rp 445 juta on the road Jabodetabek. Harga itu merupakan penawaran perkenalan yang berlaku terbatas hingga 28 Juli 2026.
Dengan banderol tersebut, konsumen mendapatkan SUV hybrid dengan baterai lithium-ion 1,1 kWh serta jaminan baterai hingga satu dekade. Perlindungan jangka panjang ini menjadi salah satu pertimbangan penting bagi pembeli yang menghitung biaya kepemilikan kendaraan hybrid dalam periode lebih lama.
