Tecno Camon 50 Ultra 5G dan Tecno Camon 50 Pro terlihat nyaris kembar di atas kertas, tetapi ada satu pembeda yang bisa langsung mengubah pilihan calon pembeli. Keduanya membawa layar, performa, baterai, dan fitur konektivitas yang sangat dekat.
Di sisi lain, sektor kamera dan perlindungan bodi membuat keduanya tidak benar-benar berada di posisi yang sama. Bagi pengguna yang sedang menimbang dua model ini, detail kecil justru menjadi penentu utama.
Layar dan Performa Nyaris Identik
Kedua perangkat sama-sama memakai layar AMOLED 6,78 inci dengan resolusi 1.5K dan refresh rate 144 Hz. Kombinasi ini membuat pengalaman scrolling dan gaming diperkirakan sama-sama mulus.
Mesin yang dipakai juga tidak berbeda, karena keduanya ditenagai MediaTek Dimensity 7400 Ultimate. Untuk daya, keduanya dibekali baterai 6.500 mAh dan fast charging 45W.
| Aspek | Tecno Camon 50 Ultra 5G | Tecno Camon 50 Pro |
|---|---|---|
| Layar | AMOLED 6,78 inci, 1.5K, 144 Hz | AMOLED 6,78 inci, 1.5K, 144 Hz |
| Chipset | MediaTek Dimensity 7400 Ultimate | MediaTek Dimensity 7400 Ultimate |
| Baterai | 6.500 mAh, fast charging 45W | 6.500 mAh, fast charging 45W |
| Perlindungan | Gorilla Glass Victus 2, Gorilla Glass 7i | Desain curved, ketebalan sekitar 7,38 mm |
Kamera Jadi Pembeda Paling Penting
Perbedaan paling menarik ada di sektor kamera. Tecno Camon 50 Ultra 5G membawa kamera utama 50 MP, kamera telefoto 50 MP dengan optical zoom 3x dan OIS, serta kamera ultrawide 8 MP, lalu kamera depan 50 MP dengan autofocus.
Tecno Camon 50 Pro juga punya kamera utama 50 MP, tetapi memakai sensor Sony LYT-700C berukuran 1/1,56 inci, PDAF, dan OIS. Kamera telefoto 50 MP-nya mendukung optical zoom 3x, OIS, dan hybrid zoom 60x, sementara kamera depannya 50 MP dengan EIS.
Secara komposisi, keduanya sama-sama kuat untuk kebutuhan fotografi. Namun, Camon 50 Pro lebih menonjol lewat sensor Sony pada kamera utama, sedangkan Camon 50 Ultra 5G tampil dengan paket kamera yang dipadukan perlindungan bodi yang lebih tangguh.
Fitur Harian, Ketahanan, dan Sistem Operasi
Dua model ini sama-sama mendukung 5G, WiFi 6, NFC, Bluetooth, IR Blaster, stereo speaker, dan sensor sidik jari di dalam layar. Keduanya juga menjalankan Android 16 dengan HiOS 16 serta dijanjikan menerima pembaruan sistem operasi hingga tiga generasi.
Untuk fitur pengisian daya, keduanya sama-sama mendukung bypass charging. Fitur ini berguna saat perangkat dipakai bermain game sambil diisi daya karena bisa membantu mengurangi panas.
Dari sisi ketahanan, Tecno Camon 50 Ultra 5G hadir dengan sertifikasi IP68/IP69K dan standar MIL-STD-810. Tecno Camon 50 Pro juga membawa IP68/IP69K serta MIL-STD-810H, sehingga keduanya sama-sama menyasar pengguna yang butuh perangkat lebih tahan banting.
Mana yang Lebih Layak Ditunggu
Tecno Camon 50 Ultra 5G belum punya jadwal rilis resmi di Indonesia, meski peluang masuk pasar Tanah Air masih terbuka. Di Eropa, perangkat ini dipasarkan mulai sekitar EUR400 atau kurang lebih Rp6,7 juta.
Medcom.id mencatat bahwa pilihan di antara keduanya tampaknya kembali ke prioritas pengguna. Camon 50 Pro lebih menarik untuk yang menaruh perhatian besar pada sensor kamera utama Sony, sedangkan Camon 50 Ultra 5G lebih kuat bagi yang memprioritaskan ketangguhan bodi dan paket keseluruhan yang lebih aman untuk penggunaan harian.
Dengan spesifikasi inti yang begitu dekat, perbedaan di kamera utama dan ketahanan fisik menjadi faktor yang paling mungkin menentukan keputusan akhir. Bagi banyak calon pembeli, satu poin itu bisa lebih penting daripada kemiripan fitur lain yang ditawarkan keduanya.
Source: www.medcom.id






