Perekam suara kecil kini tidak lagi sekadar alat simpan audio. TalkNote Flagship AI Recording Card dari AISpeech membawa pendekatan yang jauh lebih otomatis karena rekaman bisa langsung diunggah ke cloud, lalu diolah AI menjadi ringkasan rapat dan catatan tugas.
Perangkat ini tampil dengan ukuran yang sangat tipis, mendekati kartu kredit, sehingga mudah dibawa ke rapat, wawancara, atau sesi pencatatan cepat. Di China, TalkNote dipasarkan dengan harga 1.299 yuan dan diposisikan sebagai perekam mandiri yang tidak membutuhkan langkah transfer file yang merepotkan.
Ukuran tipis, fungsi dibuat sederhana
Dimensi TalkNote tercatat 86 x 55 x 4,5 mm dengan bobot 43 gram. Format ini membuatnya cukup ringkas untuk masuk ke dompet atau holder kartu identitas kantor standar.
AISpeech juga menambahkan layar AMOLED 0,95 inci berwarna abu-abu di bodinya. Layar itu dipakai untuk menampilkan status perekaman dan daya baterai, bukan untuk navigasi menu yang rumit.
Rekam, transkrip, lalu sinkronisasi cloud
Fokus utama TalkNote ada pada alur kerja yang disederhanakan. Setelah sesi rekaman selesai, file audio dapat langsung diunggah otomatis ke cloud tanpa harus dipindahkan dulu ke ponsel atau komputer.
Perangkat ini mendukung konektivitas 4G, Wi-Fi, dan Bluetooth. AISpeech juga menyertakan data 4G gratis seumur hidup khusus untuk sinkronisasi cloud, sementara port USB-C tetap tersedia untuk kebutuhan lain.
Di sisi perangkat lunak, audio yang sudah masuk ke cloud bisa diproses untuk membuat ringkasan rapat, mengenali pembicara yang berbeda, dan mengekstrak action items. Pendekatan ini membuat TalkNote terasa lebih seperti alat kerja terhubung daripada perekam suara biasa.
Dukungan bahasa dan klaim akurasi
AISpeech menyebut TalkNote mendukung 25 bahasa asing dan 57 dialek Mandarin. Perangkat ini juga bisa beralih otomatis antara bahasa Mandarin dan Inggris saat percakapan berlangsung.
Untuk transkripsi, AISpeech mengklaim tingkat akurasi hingga 98% pada kondisi yang didukung. Kombinasi dukungan bahasa dan identifikasi pembicara menjadi bagian penting dari nilai jual perangkat ini.
Fondasi audio dibuat untuk ruang ramai
Agar hasil transkripsi tetap terbaca, TalkNote dibekali lima mikrofon yang terdiri dari empat mikrofon omnidirectional dan satu mikrofon bone-conduction. AISpeech menyebut susunan ini dapat menangkap suara jelas dalam radius lima meter, dengan jangkauan efektif maksimum delapan meter.
Perangkat ini juga memakai peredam bising onboard untuk membantu menyaring suara latar di lingkungan ramai. Fokus pada kualitas input audio penting karena hasil AI sangat bergantung pada kejernihan rekaman awal.
Baterai, penyimpanan, dan platform pendamping
TalkNote menggunakan baterai 750mAh dan diklaim mampu merekam terus-menerus hingga 45 jam. Dalam mode siaga, daya tahannya disebut bisa mencapai 60 hari.
Penyimpanan internalnya tersedia sebesar 64GB, sehingga rekaman bisa disimpan lokal sebelum diproses ke cloud. AISpeech juga menyertakan langganan tiga bulan ke platform OfficeClaw untuk mengelola catatan dan tugas yang dihasilkan AI.
Dengan kombinasi ukuran setipis kartu, konektivitas 4G bawaan, transkripsi otomatis, dan ringkasan AI, TalkNote ditujukan bagi pengguna yang ingin mengubah percakapan menjadi catatan kerja secepat mungkin. Di pasar China, AISpeech menempatkannya sebagai perangkat perekam praktis dengan alur pascarekaman yang serba otomatis.
Source: www.gizmochina.com






