Timnas Indonesia U-19 menutup perjalanan di ASEAN U-19 Championship 2026 dengan hasil yang memuaskan. Garuda Muda mengalahkan Kamboja U-19 1-0 pada laga perebutan tempat ketiga dan memastikan finis sebagai juara ketiga.
Kemenangan itu lahir dari pertandingan yang berjalan ketat sejak awal, meski Indonesia lebih sering memegang kendali. Di Stadion Utama Sumatera Utara, dukungan 12.463 penonton ikut mengiringi langkah tim asuhan Nova Arianto untuk mengamankan hasil tipis tersebut.
Indonesia Lebih Dominan, Kamboja Tetap Berbahaya
Indonesia langsung mencoba menekan sejak menit awal dan menciptakan peluang pertama lewat Amar Brkic pada menit ke-4. Namun, kiper Kamboja Samnang Sambath masih mampu mengamankan ancaman itu.
Tekanan Indonesia berlanjut dan membuat lini belakang Kamboja bekerja keras. Pada menit ke-38, Reno Salampessy lebih dulu merebut bola dan mengirim umpan ke kotak penalti, tetapi sepakan Nazriel Alfaro hanya membentur mistar.
Kamboja tidak tinggal diam dan sempat membalas lewat percobaan jarak jauh. Dua menit setelah peluang Indonesia itu, Rayut Srong melepaskan tembakan yang sempat mengecoh Dafa Setiawarman, sebelum akhirnya bola membentur tiang gawang.
Babak pertama pun berakhir tanpa gol. Situasi itu menggambarkan pertandingan yang seimbang dalam efektivitas, meski Indonesia tetap lebih sering mengambil inisiatif serangan.
Perubahan Nova Arianto Mengubah Jalannya Pertandingan
Memasuki babak kedua, Nova Arianto melakukan sejumlah pergantian untuk menambah tenaga dan variasi serangan. Isfandyar Abdillah, Al Gazani Dwi Sugandi, dan Dimas Adi masuk untuk memberi dorongan baru pada permainan Indonesia.
Keputusan itu langsung berbuah pada menit ke-62. Berawal dari sepak pojok Isfandyar, Al Gazani Dwi Sugandi menyundul bola dan sukses menjebol gawang Kamboja untuk membawa Indonesia unggul 1-0.
Gol tersebut menjadi pembeda dalam laga yang sejak awal memang berjalan rapat. Setelah unggul, Indonesia tampil lebih disiplin dalam menjaga area pertahanan dan tidak memberi banyak ruang bagi lawan.
Gol Tambahan Dianulir, Indonesia Tetap Kokoh
Indonesia sempat menambah keunggulan pada menit ke-75 lewat Irpan Siregar. Namun, wasit asal Singapura Mustafa Muhammad Zulfikar menganulir gol itu karena Irpan lebih dulu berada dalam posisi offside.
Kamboja berusaha menaikkan intensitas tekanan setelah tertinggal satu gol. Meski begitu, pertahanan Indonesia tetap rapat dan mampu meredam setiap upaya penyeimbang hingga peluit akhir berbunyi.
Hasil ini menjadi penutup yang manis bagi perjalanan Indonesia U-19 di turnamen tersebut. Meski gagal menembus final, Garuda Muda pulang dengan posisi ketiga setelah menang tipis dalam laga yang menuntut kesabaran dan ketenangan.
Source: www.beritasatu.com






