Lonjakan mobilitas saat libur sekolah membuat pasokan BBM di Jawa Tengah dan DIY ikut diperkuat. Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menambah stok Pertalite secara bertahap di seluruh SPBU dengan kisaran 10% hingga 18%.
Penguatan pasokan itu disiapkan untuk mengantisipasi kenaikan konsumsi BBM yang biasanya muncul pada musim liburan, terutama di wilayah tujuan wisata. Fokusnya diarahkan ke titik-titik strategis yang berpotensi mengalami lonjakan kendaraan tinggi.
Jalur wisata jadi prioritas
Area Manager Commrel & CSR Pertamina Patra Niaga Jateng DIY, Taufiq Kurniawan, menyebut Jawa Tengah dan DIY selalu menjadi magnet wisata nasional saat libur sekolah. Menurut dia, akses yang mudah dan biaya yang relatif terjangkau membuat kunjungan ke dua wilayah itu hampir selalu meningkat pada periode liburan.
Data tahun sebelumnya menunjukkan konsumsi Pertalite selama libur sekolah naik 1,4% di Jawa Tengah. Di DIY, konsumsi seluruh jenis BBM bahkan tercatat meningkat hingga 7%.
Data tersebut dijadikan dasar Pertamina dalam menyusun strategi distribusi energi tahun ini. Evaluasi kebutuhan dilakukan setiap hari di masing-masing SPBU agar suplai bisa disesuaikan dengan kondisi lapangan.
Distribusi diatur agar stok tetap aman
Penguatan stok diarahkan terutama ke SPBU di kawasan wisata untuk mencegah kekosongan saat arus kendaraan meningkat tajam. Pertamina juga mengatur jadwal distribusi BBM pada dini hari agar pengiriman tidak menambah kepadatan di jalan.
Selain menambah volume pengiriman Pertalite, perusahaan menyiapkan petugas marshaling untuk membantu mengatur antrean di SPBU. Langkah ini diharapkan menjaga alur pelayanan tetap lancar saat permintaan naik.
Layanan tambahan juga disiapkan untuk mendukung kenyamanan pengendara. Pertamina menyediakan pembagian air mineral gratis dan akses informasi lokasi SPBU terdekat melalui aplikasi MyPertamina.
Koordinasi lintas sektor turut diperkuat bersama pemerintah daerah dan aparat kepolisian. Sinergi itu diperlukan untuk menjaga kelancaran distribusi BBM sekaligus mencegah antrean panjang yang bisa mengganggu arus lalu lintas.
Taufiq menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemda dan kepolisian dalam pengaturan distribusi di lapangan. Pertamina optimistis kebutuhan BBM masyarakat selama libur sekolah di Jateng dan DIY dapat terpenuhi dengan baik tanpa kendala berarti.
