Sony kembali mencuri perhatian lewat State of Play terbaru untuk PlayStation 5 dengan satu pengumuman yang paling ramai dibahas: game baru di semesta God of War berjudul God of War: Laufey. Di saat yang sama, acara ini juga menampilkan gameplay Marvel’s Wolverine dan sejumlah judul lain yang disiapkan untuk beberapa bulan ke depan.
Nama Laufey langsung menarik perhatian karena sangat dekat dengan kisah Kratos dan Atreus. Dalam dua game sebelumnya, Kratos menjalani perjalanan bersama putranya setelah kematian ibu mereka, Laufey, sehingga judul baru ini memunculkan rasa penasaran besar sejak awal.
Laufey Jadi Pusat Cerita Baru
Yang paling mengejutkan, fokus cerita kali ini tampaknya bergeser dari Kratos. God of War: Laufey memperlihatkan Laufey berada dalam alam baka dan harus menghadapi dewa atau monster yang ingin membuat hidupnya sengsara, secara harfiah.
Pendekatan ini membuat game tersebut terasa berbeda tanpa meninggalkan identitas utamanya. Dari cuplikan yang ditampilkan, nuansa mitologi, konflik brutal, dan tekanan bertahan hidup tetap menjadi inti pengalaman bermain.
Secara visual dan mekanik, game ini masih terlihat setia pada gaya khas God of War. Laufey tampak memakai pedang ramping untuk menghancurkan musuh dengan cepat, sambil mempertahankan tempo aksi yang padat dan keras.
Dari sekitar 20 menit cuplikan yang diperlihatkan, Laufey juga digambarkan sebagai petarung yang sangat tangguh. Kesan itu membuat game ini terlihat seperti perluasan besar dari formula aksi seri God of War, bukan sekadar spin-off ringan.
Marvel’s Wolverine Tunjukkan Arah Brutal
Sorotan lain datang dari Marvel’s Wolverine, game yang sebelumnya sudah diumumkan dan kini kembali diperlihatkan lebih jauh. Fokus utamanya ada pada detail pertarungan yang keras dan penuh kekerasan.
Tampilan baru itu memberi gambaran yang lebih jelas tentang nada gameplay yang diusung. Bagi penggemar yang menunggu kehadiran Wolverine di konsol Sony, combat yang diperlihatkan menjadi petunjuk penting soal pengalaman bermain yang disiapkan.
Dengan penekanan pada sisi brutal, game ini juga mempertegas bahwa Sony masih menempatkan judul aksi dewasa sebagai salah satu daya tarik utama PS5. Presentasi singkat itu cukup untuk membuat ekspektasi terhadap arah permainan semakin jelas.
Deretan Game Lain untuk PS5
Di luar dua judul besar tersebut, State of Play juga membawa pengumuman penting lain. Beberapa game yang disebutkan adalah Until Dawn 2 yang dijadwalkan hadir tahun depan, Control Resonant yang akan rilis pada 24 Sept., dan ILL yang datang pada 2027.
Sony juga menyiapkan Stuntman Hollywood untuk penggemar seri klasik Stuntman. Game ini akan memuat referensi ke seri Fast and Furious dan Back to the Future, sehingga tetap membawa nuansa budaya pop yang familiar.
Selain game baru, ada tambahan untuk perpustakaan klasik PS5. Gitaroo Man, Psi-Ops: The Mindgate Conspiracy, dan Onimusha: Dawn of Dreams akan hadir di classic library konsol tersebut.
Rangkaian pengumuman ini menunjukkan bahwa Sony tidak hanya mengandalkan satu judul besar untuk menarik perhatian. State of Play kali ini menempatkan God of War: Laufey sebagai pusat pembicaraan, tetapi juga memperlihatkan bahwa ekosistem PS5 masih akan diisi game aksi besar, horor, dan judul klasik yang dibangkitkan kembali.
Bagi pemain yang ingin melihat seluruh pengumuman secara lengkap, Sony menyarankan untuk menyimak State of Play tersebut di YouTube. Dengan begitu, semua detail yang ditampilkan dalam acara itu bisa terlihat langsung tanpa harus menunggu cuplikan terpisah dari masing-masing game.







