Djed Spence muncul sebagai salah satu nama paling penting saat Inggris bersiap menghadapi DR Kongo. Di tengah perubahan yang terjadi di lini belakang, bek kanan itu dinilai bisa memberi keseimbangan yang dibutuhkan Thomas Tuchel.
Stephen Houghton menilai kekuatan fisik Spence sangat berguna untuk laga yang diperkirakan menuntut duel keras. Bukan hanya membantu saat Inggris menyerang, ia juga dipandang mampu memberi perlindungan tambahan ketika tim harus bertahan.
Sorotan tertuju ke sisi kanan pertahanan
Posisi bek kanan menjadi area yang paling banyak diperhatikan jelang laga yang dijadwalkan berlangsung pada 17:00 BST. Houghton mengatakan, idealnya empat bek dan penjaga gawang Inggris bisa tetap sama sepanjang turnamen, tetapi kondisi yang ada membuat skenario itu tidak berjalan mulus.
Beberapa pemain yang cedera ikut membuat pilihan di sektor belakang terasa lebih sensitif. Karena itu, keputusan Tuchel untuk mengisi sisi kanan pertahanan ikut mendapat sorotan besar.
| Nama | Peran | Pandangan Houghton |
|---|---|---|
| Djed Spence | Bek kanan | Kuat secara fisik dan bisa membantu bertahan maupun menyerang |
| Ezri Konsa | Bek tengah | Disebut sebagai salah satu pilar di jantung pertahanan |
| Marc Guehi | Bek tengah | Disebut sebagai salah satu pilar di jantung pertahanan |
| Nico O’Reilly | Bek kiri | Mengisi sisi kiri dan memberi stabilitas di lini belakang |
Kepercayaan pada Tuchel tetap dijaga
Meski ada potensi gangguan akibat susunan yang berubah, Houghton meminta publik tetap percaya pada Tuchel. Menurutnya, pelatih asal Jerman itu memahami kebutuhan tim dan tahu apa yang sedang dilakukan.
Ia juga melihat ada sedikit stabilitas di jantung pertahanan lewat keberadaan Ezri Konsa dan Marc Guehi. Dengan Nico O’Reilly di kiri, perhatian praktis kembali mengarah ke siapa yang akan mengisi sisi kanan secara paling efektif.
DR Kongo menuntut bek kanan yang siap duel
Karakter fisik DR Kongo membuat Spence dianggap cocok untuk laga ini. Houghton menilai kemampuan itu bisa menjadi kunci karena Inggris tidak hanya membutuhkan bek yang disiplin, tetapi juga yang mampu menjaga tempo saat menghadapi lawan dengan kekuatan fisik yang jelas.
Itulah sebabnya nama Spence menjadi titik paling menarik menjelang kickoff. Jika Tuchel memilihnya, Inggris bisa mendapatkan opsi yang terasa lebih seimbang di area yang paling sensitif di lini belakang.
