Spanyol merebut posisi nomor satu ranking FIFA setelah keluar sebagai juara Piala Dunia 2026. Gelar tersebut mengakhiri masa Prancis di puncak dan langsung mengubah susunan kekuatan di empat besar dunia.
Kenaikan Spanyol menjadi perhatian karena mereka sebelumnya menempati urutan kedua. Tim Matador kini memimpin di atas Argentina, Prancis, dan Inggris setelah hasil turnamen memberi pengaruh besar terhadap perolehan poin.
Juara Dunia Langsung Naik ke Puncak
Argentina ikut mendapat keuntungan besar usai menutup Piala Dunia 2026 sebagai runner-up. Posisi mereka naik ke peringkat kedua, tepat di belakang Spanyol yang membawa pulang trofi juara.
Prancis harus turun dua tingkat dari posisi pertama ke urutan ketiga setelah hanya finis di tempat keempat. Inggris tetap berada pada peringkat keempat meski tidak mampu menembus pertandingan final.
| Tim | Posisi Sebelum Turnamen | Posisi Setelah Turnamen | Hasil Piala Dunia |
|---|---|---|---|
| Spanyol | 2 | 1 | Juara |
| Argentina | Tidak disebutkan | 2 | Runner-up |
| Prancis | 1 | 3 | Posisi keempat |
| Inggris | Tidak disebutkan | 4 | Gagal ke final |
Perubahan tajam ini berkaitan dengan sistem penghitungan Elo yang digunakan FIFA sejak 2018. Sistem tersebut memperhitungkan hasil pertandingan, kekuatan lawan, serta tingkat kepentingan sebuah laga.
Menurut Sport Illustrated yang dikutip Suara.com, ajang sebesar Piala Dunia dapat memberi dampak signifikan pada peringkat setiap negara. Karena itu, hasil di fase-fase akhir turnamen berpotensi menggeser posisi tim papan atas secara cepat.
Meksiko, Swiss, dan Norwegia Catat Lompatan
Perubahan tidak hanya terjadi di papan teratas ranking FIFA. Meksiko menjadi salah satu tim dengan kenaikan paling menonjol setelah tampil impresif sebagai tuan rumah.
Meksiko melesat lima posisi dari urutan ke-15 menuju peringkat ke-10 dunia. Pencapaian itu membuat mereka masuk ke kelompok 10 besar setelah turnamen berakhir.
Swiss juga naik lima tingkat dan kini berada di posisi ke-14. Lompatan tersebut datang setelah Swiss mencapai perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1954.
Norwegia menempati peringkat ke-19, yang disebut sebagai posisi terbaik mereka sejak dekade 1990-an. Ghana turut mencatat perkembangan positif dengan kenaikan sembilan peringkat, meski posisi akhirnya tidak disebutkan.
| Tim | Perubahan Posisi | Peringkat Akhir |
|---|---|---|
| Meksiko | Naik 5 posisi | 10 |
| Swiss | Naik 5 posisi | 14 |
| Norwegia | Naik | 19 |
| Ghana | Naik 9 posisi | Tidak disebutkan |
Skotlandia juga tetap membukukan kenaikan peringkat walaupun tersingkir lebih awal dari kompetisi. Situasi itu menunjukkan bahwa perubahan posisi tidak semata ditentukan oleh sejauh mana tim melaju, melainkan juga akumulasi hasil dan nilai lawan yang dihadapi.
Jerman hingga Tunisia Kehilangan Posisi
Di sisi lain, Jerman mengalami penurunan setelah mencatat hasil yang kurang memuaskan sepanjang turnamen. Negara peraih empat gelar Piala Dunia itu kini berada di peringkat ke-12, tepat di bawah Kolombia.
Tunisia menjadi salah satu tim yang paling terpukul setelah gagal lolos dari fase grup. Mereka turun 13 posisi hingga menghuni urutan ke-57 dunia.
Dua negara debutan, Yordania dan Uzbekistan, sama-sama merosot 10 peringkat. Korea Selatan dan Republik Ceko juga kehilangan tujuh posisi setelah tidak berhasil melewati fase grup.
Amerika Serikat serta Kanada tidak mengalami perubahan berarti walaupun keduanya mencapai babak 16 besar. Amerika Serikat tetap di posisi ke-16, sedangkan Kanada bertahan di peringkat ke-30.
Bagi Spanyol, kemenangan di Piala Dunia 2026 menghasilkan dampak ganda berupa trofi dan posisi tertinggi dalam ranking FIFA. Pergeseran ini sekaligus menempatkan Prancis di bawah dua finalis turnamen, yaitu Spanyol dan Argentina.
Source: www.suara.com






