Road trip dari Solo ke Bali dengan Toyota Calya atau Daihatsu Sigra ternyata masih bisa dihitung di bawah Rp 1,3 juta. Estimasi ini sudah mencakup bahan bakar, tol, dan penyeberangan feri yang memang jadi komponen utama perjalanan darat ke Pulau Dewata.
Hitungan seperti ini terasa penting saat libur sekolah, ketika keluarga biasanya mulai menyusun anggaran perjalanan lebih ketat. Dengan gambaran biaya yang jelas sejak awal, pos pengeluaran lain bisa diatur tanpa terlalu banyak ruang untuk kejutan.
Jarak dan kebutuhan BBM jadi titik awal
Rute yang dibahas adalah Solo menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, dengan jarak sekitar 550 kilometer melalui jalan tol Trans Jawa. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan dengan penyeberangan dari Ketapang ke Pelabuhan Gilimanuk di Bali.
Toyota Calya dan Daihatsu Sigra sama-sama memiliki kapasitas tangki bahan bakar 36 liter menurut spesifikasi pabrikan. Dengan asumsi satu tangki penuh cukup untuk menempuh rute darat Solo-Ketapang, kebutuhan BBM berada di kisaran 36 liter.
Jika memakai Pertalite seharga Rp 10.000 per liter, dana yang disiapkan untuk BBM mencapai Rp 360.000. Bila memilih Pertamax seharga Rp 16.250 per liter, biaya bahan bakar naik menjadi Rp 585.000.
Biaya tol dan feri lebih besar dari yang terlihat
Selain BBM, biaya tol dan penyeberangan mengambil porsi besar dalam total perjalanan. Untuk kendaraan Golongan I, tarif tol dari Solo hingga Probolinggo Timur tercatat Rp 422.000.
Rinciannya terdiri dari Tol Solo-Ngawi Rp 131.000, Tol Ngawi-Kertosono Rp 98.000, Tol Kertosono-Mojokerto Rp 50.000, dan Tol Mojokerto-Surabaya Rp 39.000. Setelah itu, ada Tol Surabaya-Gempol Rp 27.500, Tol Gempol-Pasuruan Rp 46.500, serta Tol Pasuruan-Probolinggo Timur Rp 30.000.
Sesudah keluar dari ruas tol, kendaraan masih harus menyeberang melalui lintasan Ketapang-Gilimanuk. Untuk Calya dan Sigra, kendaraan masuk kategori Golongan IVA dengan tarif feri Rp 213.400.
Jika tarif tol Rp 422.000 digabung dengan biaya feri Rp 213.400, total biaya non-BBM menjadi Rp 635.400. Angka ini berlaku sama, apa pun pilihan bensin yang dipakai.
Total perjalanan masih di bawah Rp 1,3 juta
Dengan skenario Pertalite, total biaya perjalanan terdiri dari BBM Rp 360.000, tol Rp 422.000, dan feri Rp 213.400. Jumlah akhirnya berada di angka Rp 995.400.
Bila menggunakan Pertamax, komponen BBM berubah menjadi Rp 585.000 dan total perjalanan naik menjadi Rp 1.220.400. Selisih itu sepenuhnya dipengaruhi oleh pilihan jenis bahan bakar.
Artinya, estimasi biaya road trip Solo-Bali memakai Toyota Calya atau Daihatsu Sigra masih berada di kisaran Rp 995.400 sampai Rp 1.220.400. Karena itu, rute ini tetap bisa dipertimbangkan keluarga yang ingin berlibur saat sekolah libur, selama biaya tol dan feri sudah masuk daftar awal.
Calya dan Sigra sendiri kerap dipilih keluarga untuk perjalanan jauh karena kapasitas penumpangnya memadai. Simulasi biaya seperti ini memberi gambaran praktis bahwa ongkos perjalanan tidak hanya ditentukan oleh BBM, tetapi juga oleh jalur tol dan penyeberangan yang wajib dilalui.
Source: otomotif.kompas.com






