Shangjie H5 Makin Agresif, ADS 4.1 Huawei dan LiDAR 192-Channel Siap Dibawa

Shangjie H5 akan masuk fase penting pada 18 Juni, saat versi barunya dijadwalkan meluncur setelah masa pre-sales dibuka pada 28 Mei. SUV listrik hasil kerja sama Huawei dan SAIC Motor ini langsung menarik perhatian karena membawa paket teknologi yang lebih serius di kelasnya.

Yang paling menonjol bukan hanya harga pre-sales yang berada di rentang 169.800 yuan hingga 209.800 yuan. Varian lebih tinggi H5 juga dikonfirmasi membawa sistem smart driving Huawei Qiankun ADS 4.1 dan LiDAR 192-channel, dua fitur yang mempertegas ambisi Shangjie di segmen SUV menengah.

Harga pre-sales lebih tinggi, tapi pasar masih menunggu harga final

Harga pre-sales versi baru H5 memang berada di atas model lama yang dibuka dari 159.800 yuan. Namun, di pasar Tiongkok, harga peluncuran final kerap lebih rendah daripada harga pre-sales, sehingga posisi harga resminya pada 18 Juni masih layak ditunggu.

Shangjie juga sudah mulai menaruh unit showroom di gerai setelah debut mobil ini di 2026 Guangdong-Hong Kong-Macao Greater Bay Area International Auto Show atau Shenzhen Auto Show. Langkah itu menunjukkan persiapan menuju peluncuran resmi sudah berada di tahap akhir.

Teknologi Huawei jadi senjata utama

Paket bantuan berkendara di H5 versi terbaru menjadi daya tarik yang paling mudah dibaca pasar. Huawei Qiankun ADS 4.1 dan LiDAR 192-channel memberi Shangjie modal besar untuk bersaing dengan SUV listrik lain yang juga mengandalkan fitur pintar.

Di segmen SUV menengah yang padat pemain, nilai jual seperti ini bisa menjadi pembeda yang kuat. Konsumen yang memprioritaskan teknologi bantuan berkendara kemungkinan akan melihat H5 sebagai opsi yang lebih agresif daripada banyak rival sekelasnya.

Dua pilihan penggerak tetap tersedia

Shangjie tetap mempertahankan dua opsi powertrain untuk H5 baru, yaitu extended-range electric vehicle atau EREV dan battery electric vehicle atau BEV. Strategi ini memberi pilihan lebih luas bagi konsumen dengan kebutuhan jarak tempuh dan penggunaan harian yang berbeda.

Versi EREV diklaim mampu menempuh jarak gabungan hingga 1.360 kilometer dengan tangki penuh dan baterai penuh. Sementara itu, versi BEV menawarkan jarak tempuh maksimal 655 kilometer.

Siap berhadapan dengan rival besar

Di pasar, Shangjie H5 akan berhadapan langsung dengan model populer seperti BYD Song series dan Xpeng G6. Persaingan itu menempatkan H5 di salah satu arena paling sibuk dalam pasar kendaraan listrik Tiongkok.

Shangjie berada di bawah payung Harmony Intelligent Mobility Alliance atau HIMA milik Huawei, dan menjadi brand otomotif kelima dalam ekosistem tersebut. Kehadiran H5 versi baru sekaligus menegaskan bahwa peran Huawei dalam pengembangan mobil pintar bersama mitranya terus meluas.

Ekspansi lini Shangjie masih berlanjut

Peluncuran H5 terbaru datang di tengah ekspansi produk Shangjie yang makin aktif. Pada Maret, merek ini sudah membuka pre-sales untuk coupe Z7 dan shooting brake Z7T.

Shangjie Z7 sedan dipasarkan dengan harga pre-sales 229.800 yuan dan diarahkan untuk menantang Xiaomi SU7. Sementara itu, Z7T shooting brake dibuka mulai 239.800 yuan dan diposisikan sebagai lawan untuk model seperti Zeekr 001.

Dengan H5 yang segera masuk pasar, Shangjie memperlihatkan strategi yang konsisten untuk mengisi beberapa ceruk penting sekaligus. Fokusnya jelas: menggabungkan teknologi Huawei, pilihan powertrain yang fleksibel, dan harga yang tetap kompetitif di segmen yang semakin ramai.

Source: cnevpost.com

Terkait