Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menyiapkan jalur masuk Sekolah Maung untuk SPMB 2026 dengan syarat yang cukup ketat. Program ini menargetkan siswa berprestasi yang ingin masuk sekolah unggulan negeri di Jawa Barat dengan daya tampung sekitar 21 ribu siswa.
Ketentuan itu membuat proses seleksi diproyeksikan lebih selektif sejak awal. Calon pendaftar harus memenuhi syarat usia, domisili, akademik, dan bukti prestasi sebelum bisa bersaing di jalur ini.
Syarat dasar pendaftaran
Pendaftar Sekolah Maung harus lulusan SMP, MTs, atau sederajat pada tahun berjalan maupun tahun sebelumnya. Batas usia juga ditetapkan maksimal 21 tahun pada 1 Juli 2026.
Syarat ini menunjukkan bahwa jalur Sekolah Maung memang ditujukan untuk peserta didik yang masih berada pada rentang usia sekolah menengah. Pemprov Jabar juga menyiapkan skema yang berbeda dari seleksi sekolah biasa karena program ini memfokuskan siswa unggulan.
Bukti akademik dan prestasi
Untuk jalur kompetensi akademik, calon peserta didik wajib mengikuti Tes Kemampuan Akademik atau TKA dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Ketentuan ini tidak berlaku bagi pendaftar jenjang SMK.
Selain nilai akademik, pendaftar harus membuktikan potensi unggul atau prestasi akademik maupun nonakademik sesuai minat dan bakat. Dokumen yang bisa dilampirkan meliputi hasil Tes Potensi Akademik, nilai rapor atau dokumen hasil belajar, sertifikat atau piagam kejuaraan, portofolio karya, serta dokumen pendukung lain.
Persyaratan itu memperlihatkan bahwa seleksi tidak hanya melihat angka rapor. Sekolah Maung juga memberi ruang bagi siswa yang punya rekam jejak prestasi di luar akademik formal.
Syarat domisili dan surat rekomendasi
Calon siswa juga wajib menetap di kabupaten atau kota di Jawa Barat minimal satu tahun. Ketentuan tersebut harus dibuktikan dengan Kartu Keluarga dan KTP.
Selain itu, peserta didik perlu melampirkan surat rekomendasi dari sekolah asal. Surat itu harus memuat keterangan bahwa siswa berprestasi dan memiliki minat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Syarat domisili ini menjadi salah satu filter penting dalam seleksi. Dengan begitu, jalur Sekolah Maung tetap terhubung dengan siswa yang memang berada di lingkungan pendidikan Jawa Barat.
Jadwal seleksi dan langkah berikutnya
Hasil seleksi Sekolah Maung dijadwalkan diumumkan pada 8 Juni 2026. Peserta yang dinyatakan lolos wajib melakukan daftar ulang pada 9-10 Juni 2026.
Bagi peserta yang belum lolos, peluang untuk mendaftar ke sekolah lain tetap tersedia melalui seleksi SPMB tahap 1 maupun tahap 2. Jalur tersebut berlaku untuk sekolah yang tidak termasuk kategori Sekolah Maung.
Dengan daya tampung sekitar 21 ribu siswa, Sekolah Maung menjadi salah satu jalur yang paling diperhatikan dalam SPMB 2026 di Jawa Barat. Namun, besarnya kuota itu tetap diimbangi dengan syarat administratif dan akademik yang ketat agar seleksi benar-benar menyaring siswa yang memenuhi standar unggulan.
Source: www.kompas.tv






