Sejumlah SPBU Vivo di Jabodetabek Tutup, Isu Kuota Harian Bikin Konsumen Bertanya-Tanya

Sejumlah SPBU Vivo di wilayah Jabodetabek dilaporkan tutup sementara dan tidak melayani pengisian BBM. Kondisi itu langsung memicu perhatian publik karena stok BBM jenis Ron 92 disebut tidak tersedia di beberapa outlet.

Keluhan netizen muncul saat konsumen mencari kepastian soal lokasi SPBU yang masih beroperasi. Di kolom komentar akun Instagram resmi Vivo, @spbuvivo, sejumlah pengguna juga mengeluhkan titik layanan di kawasan Bintaro dan Karawaci yang disebut masih berstatus maintenance.

Keluhan publik meluas ke isu stok dan pembaruan data

Selain menyoroti penutupan outlet, netizen mempertanyakan informasi ketersediaan BBM di situs resmi yang dinilai tidak diperbarui. Salah satu komentar meminta status stok Ron 92 diperbarui lebih rutin agar konsumen bisa mengetahui SPBU mana yang masih melayani.

Ada pula komentar yang menyinggung dugaan pembatasan kuota penjualan harian di salah satu SPBU Vivo. Dalam unggahan itu, seorang pengguna menyebut outlet bisa tutup setelah target penjualan harian tercapai, lalu dibuka kembali keesokan pagi.

Pantauan di dua SPBU Jakarta

Pantauan Suara.com di dua SPBU Vivo di Jakarta pada Selasa (12/5/2026) menunjukkan tidak ada aktivitas pengisian BBM untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Dua lokasi itu terlihat sepi dari layanan operasional yang biasanya berjalan normal.

SPBU pertama berada di Jalan Letjen M.T. Haryono, Tebet, Jakarta Selatan. Saat dipantau sekitar pukul 11.24 WIB, akses masuk menuju area SPBU dipasangi pagar merah-putih, begitu juga akses keluarnya, sementara papan elektronik harga produk dibiarkan mati.

SPBU kedua berada di Jalan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan. Di lokasi ini juga tidak terlihat pelayanan BBM, dan akses masuk maupun keluar turut dipasangi pagar merah-putih dengan papan elektronik yang tidak menyala.

Data stok di situs resmi belum diperbarui

Penelusuran terhadap laman resmi Vivo menunjukkan data stok BBM pada dua SPBU tersebut belum diperbarui. Situs itu menampilkan keterangan bahwa pembaruan terakhir tercatat pada 31 Maret pukul 16.00 WIB.

Kondisi ini ikut memperbesar tanda tanya di tengah masyarakat yang membutuhkan kepastian layanan. Saat keluhan soal stok Ron 92 dan isu pembatasan penjualan semakin ramai, data yang tidak diperbarui membuat konsumen makin sulit mengetahui status operasional SPBU Vivo di wilayah Jabodetabek.

Source: www.suara.com

Terkait