Santi Cazorla resmi menutup karier profesionalnya pada usia 41 tahun setelah menjalani tiga musim terakhir bersama Real Oviedo. Keputusan itu terasa seperti akhir yang paling pas bagi gelandang Spanyol yang memulai dan mengakhiri segalanya di klub masa kecilnya.
Pengumuman pensiun disampaikan lewat media sosial pada Kamis (2/7/2026), tak lama setelah ia menuntaskan bab terakhir perjalanannya di Oviedo. Bagi Cazorla, momen itu bukan hanya perpisahan dengan sepak bola, tetapi juga kepulangan penuh makna ke rumah yang membesarkan impiannya.
Karier 25 Tahun yang Melintasi Eropa
Cazorla menghabiskan 25 tahun di sepak bola profesional sejak debut bersama Real Oviedo pada 2001. Setelah itu, ia melintasi sejumlah klub besar Eropa seperti Villarreal, Malaga, Arsenal, dan Al-Sadd.
Di timnas Spanyol, ia mencatat 81 penampilan dan 15 gol. Cazorla juga menjadi bagian dari generasi emas yang membantu Spanyol menjuarai Euro 2008 dan Euro 2012.
Jejak yang Sangat Kuat di Arsenal
Nama Cazorla sangat lekat dengan Arsenal, klub yang dibelanya sejak musim panas 2012. Selama enam musim, ia membukukan 180 penampilan dan menjadi salah satu gelandang paling disukai pendukung The Gunners.
Namun perjalanan itu juga diwarnai masa sulit. Cedera pergelangan kaki serius memicu infeksi parah, membuatnya menepi sejak Oktober 2016 dan tidak lagi tampil untuk tim utama Arsenal di dua musim terakhirnya.
Bangkit Setelah Cedera Berat
Banyak pihak sempat meragukan apakah Cazorla bisa kembali bermain normal setelah cedera berat itu. Ia menjawab keraguan tersebut dengan kembali merumput bersama Villarreal pada 2018.
Setelah periode itu, Cazorla sempat bermain di Qatar bersama Al-Sadd sebelum pulang ke Real Oviedo. Kepulangan tersebut menegaskan betapa erat hubungan emosionalnya dengan klub masa kecilnya.
Warisan di Real Oviedo
Ikatan Cazorla dengan Oviedo tidak berhenti di lapangan. Ia pernah membeli saham klub pada 2012 untuk membantu mereka keluar dari krisis finansial, langkah yang menunjukkan kedekatan personal yang langka antara pemain dan klub masa kecilnya.
Di fase akhir kariernya, ia ikut membantu Oviedo promosi ke La Liga untuk pertama kalinya dalam 24 tahun pada 2025. Pada musim terakhirnya, ia masih tampil dalam 28 pertandingan meski klub kemudian turun kasta lagi ke divisi kedua.
| Catatan Utama | Detail |
|---|---|
| Usia pensiun | 41 tahun |
| Durasi karier profesional | 25 tahun |
| Penampilan bersama Spanyol | 81 laga, 15 gol |
| Penampilan bersama Arsenal | 180 laga dalam 6 musim |
| Penampilan terakhir di Oviedo | 28 pertandingan pada musim terakhir |
Warisan Cazorla dibangun bukan hanya oleh trofi dan angka, tetapi juga oleh ketekunan dan kemampuan bangkit dari cedera yang nyaris mengakhiri segalanya. Dari Fonciello hingga Real Oviedo, dari Arsenal hingga panggung timnas Spanyol, kisahnya ditutup sebagai salah satu perjalanan paling dihormati dalam sepak bola modern.
