Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Baterai 5.000mAh, Tetap Setipis Pendahulunya

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra mulai mencuri perhatian karena bocoran terbarunya menempatkan sektor daya sebagai pembaruan paling penting. Perangkat lipat premium ini disebut membawa baterai 5.000mAh, pengisian 45W, dan bodi yang tetap setipis pendahulunya.

Kombinasi itu menarik karena ponsel lipat biasanya harus memilih antara desain ramping dan kapasitas baterai besar. Pada model ini, Samsung justru disebut berusaha menjaga bobot tetap ringan sambil menaikkan daya tahan pakai.

Nama Galaxy Z Fold 8 Ultra juga makin kuat setelah muncul di basis data Bluetooth Special Interest Group atau Bluetooth SIG. Listing tersebut mengonfirmasi penamaan perangkat dan nomor model utama SM-F976, termasuk sejumlah varian regional seperti SC-56G, SCG39, SM-F976C, SM-F976Q, dan SM-F976Z.

Meski begitu, data Bluetooth SIG tidak membuka detail spesifikasi teknis. Kemunculannya lebih mengarah pada tanda bahwa perangkat sedang bergerak menuju peluncuran resmi.

Baterai jadi sorotan utama

Bocoran dari Ice Universe di X menyebut Galaxy Z Fold 8 Ultra akan memakai baterai 5.000mAh. Kapasitas itu naik dari 4.400mAh pada Galaxy Z Fold 7.

Peningkatan serupa juga disebut terjadi pada pengisian daya. Dari 25W, perangkat ini dikabarkan naik ke 45W dan berpotensi memberi pengalaman isi daya yang jauh lebih praktis untuk pemakaian harian.

Yang membuat informasi ini mencuri perhatian adalah klaim soal bobot dan ketebalan. Galaxy Z Fold 8 Ultra disebut tetap berbobot 215 gram, sama seperti Galaxy Z Fold 7, meski kapasitas baterainya lebih besar.

Ice Universe juga menyebut ketebalan perangkat saat dibuka mencapai 4,1mm. Angka itu sedikit lebih tipis dibandingkan Fold 7 yang memiliki ketebalan 4,2mm saat dibentangkan.

Desain disebut tetap familier

Di luar sektor daya, bocoran menyebut dimensi umum, ukuran layar, dan bahasa desain Galaxy Z Fold 8 Ultra masih sangat mirip dengan Galaxy Z Fold 7. Artinya, Samsung tampaknya lebih memilih penyempurnaan internal ketimbang perubahan besar pada tampilan luar.

Perangkat ini dikabarkan membawa layar luar 6,5 inci dan layar lipat utama 8 inci. Susunan itu memperlihatkan bahwa Samsung tetap mempertahankan format besar yang sudah menjadi ciri lini foldable premiumnya.

Pendekatan tersebut masuk akal untuk perangkat kelas atas yang desain dasarnya sudah matang. Fokus peningkatan ke baterai dan pengisian daya juga menjawab dua aspek yang paling sering diperhatikan pengguna foldable.

Chipset dan kamera ikut dibicarakan

Selain daya, bocoran juga mengarah pada kehadiran chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5. Jika benar, chip ini akan diposisikan untuk mendukung performa multitasking, pemrosesan AI, dan efisiensi daya di kelas premium.

Di sektor kamera, Galaxy Z Fold 8 Ultra disebut berpotensi membawa empat kamera belakang. Susunannya dikabarkan mencakup kamera utama 200 megapiksel dan satu sensor 50 megapiksel.

Dua kamera belakang lainnya belum diungkap rinci. Namun, konfigurasi itu menunjukkan Samsung masih ingin menjaga posisi varian Ultra sebagai foldable yang kuat di layar besar sekaligus fotografi.

Menuju peluncuran resmi

Galaxy Z Fold 8 Ultra diperkirakan meluncur bulan depan bersama Galaxy Z Fold 8. Perangkat ini disebut akan diperkenalkan dalam acara Galaxy Unpacked pada 22 Juli di London.

Kemunculan model Ultra di samping Galaxy Z Fold 8 juga memberi sinyal strategi Samsung yang lebih luas di segmen foldable premium. Untuk saat ini, kombinasi listing Bluetooth SIG dan bocoran Ice Universe menjadi petunjuk paling jelas bahwa fokus utama perangkat ini ada pada baterai, pengisian daya, dan efisiensi desain.

Source: www.gadgets360.com
Terkait